LombokPost – Alexander Zverev menunjukkan kelasnya di Mutua Madrid Open 2026. Unggulan kedua itu tampil dominan saat menumbangkan Flavio Cobolli dengan skor 6-1, 6-4 untuk mengamankan tiket semifinal.
Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang pembalasan setelah Zverev kalah dari Cobolli di semifinal Munich dua pekan lalu. Namun di Madrid, ia tampil jauh lebih solid, hanya kehilangan tujuh dari 39 poin di belakang servis pertamanya.
“Tidak ada balas dendam. Ini olahraga, semuanya bisa berubah cepat,” ujar Zverev.
Baca Juga: Kejutan Besar Madrid Open: Anastasia Potapova Singkirkan Elena Rybakina, Tembus Perempat Final
Dengan hasil ini, Zverev mencetak pencapaian prestisius: menjadi pemain keempat dalam sejarah yang mampu mencapai semifinal di empat turnamen ATP Masters 1000 pertama dalam satu musim. Ia kini sejajar dengan legenda tenis dunia seperti Roger Federer, Rafael Nadal, serta rival masa kini Jannik Sinner.
Menariknya, di tiga turnamen sebelumnya—Indian Wells, Miami, dan Monte-Carlo—Zverev selalu terhenti di semifinal oleh Sinner. “Ini luar biasa, tapi saya harus bisa melangkah lebih jauh kali ini,” katanya.
Tak hanya itu, kemenangan atas Cobolli juga mengukuhkan Zverev sebagai petenis Jerman dengan kemenangan terbanyak di lapangan tanah liat di Era Terbuka. Ia kini mengoleksi 179 kemenangan, melampaui rekor Philipp Kohlschreiber.
Baca Juga: Novak Djokovic Mundur dari Madrid Open 2026, Cedera Bahu Belum Pulih, Fokus Comeback di Roma
Dominasi Zverev terlihat sejak awal pertandingan. Ia mencetak delapan ace di set pertama dan langsung menekan permainan Cobolli yang tampak belum menemukan ritme.
Meski Cobolli sempat menunjukkan perlawanan di set kedua, Zverev tetap mampu mengontrol tempo dengan permainan yang agresif dan presisi tinggi.
Di semifinal, Zverev akan menghadapi kejutan turnamen, petenis muda Belgia Alexander Blockx. Pemain berusia 21 tahun itu sebelumnya mengejutkan dengan menyingkirkan juara bertahan Casper Ruud.
Dengan rekor sempurna 3-0 di semifinal Madrid sebelumnya, Zverev kini membidik final keempatnya di ibu kota Spanyol. Performa konsisten, pengalaman, dan momentum membuatnya menjadi salah satu kandidat terkuat juara Madrid Open 2026.
Editor : Rury Anjas Andita