LombokPost – Jannik Sinner kembali menorehkan sejarah besar di dunia tenis. Petenis nomor satu dunia itu menjadi pemain pertama yang mampu memenangkan lima gelar ATP Masters 1000 secara beruntun sejak seri ini dimulai pada 1990.
Catatan luar biasa tersebut disempurnakan setelah Sinner menaklukkan Alexander Zverev di final Mutua Madrid Open, Minggu (4/5), sekaligus mengunci gelar di Madrid.
Dalam enam bulan terakhir, Sinner tampil nyaris tanpa cela. Ia sukses mengangkat trofi di lima turnamen Masters 1000 secara beruntun, yakni:
- Paris
- Indian Wells
- Miami
- Monte-Carlo
- Madrid
Baca Juga: Sikat Arthur Fils Tanpa Ampun, Jannik Sinner ke Final Madrid Open 2026: Tinggal Selangkah Ukir Sejarah 5 Gelar Masters 1000 Beruntun
Dominasi ini menjadikannya satu-satunya pemain dalam sejarah yang mampu menyapu bersih lima seri Masters 1000 secara berturut-turut.
Bahkan, di tiga turnamen lapangan keras (Paris, Indian Wells, Miami), Sinner tampil sempurna tanpa kehilangan satu set pun.
Dominasi Tak Terbendung
Di Madrid, performa Sinner tetap konsisten. Ia hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen dan menumbangkan sejumlah lawan seperti Benjamin Bonzi, Cameron Norrie, hingga Arthur Fils sebelum mengalahkan Zverev di partai puncak.
Dengan tambahan gelar ini, Sinner kini mengoleksi sembilan trofi Masters 1000 sepanjang kariernya.
Tak hanya itu, ia juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang menyapu empat turnamen Masters 1000 pertama dalam satu musim.
Performa luar biasa ini menempatkan Sinner di jalur untuk memecahkan rekor Novak Djokovic yang meraih enam gelar Masters 1000 dalam satu musim (2015).
Selain itu, Sinner juga berpeluang menyamai pencapaian langka Career Golden Masters—memenangkan semua turnamen Masters 1000—jika mampu juara di Roma. Saat ini, hanya Djokovic yang berhasil melakukannya.
Sebelumnya, rekor gelar beruntun di level Masters 1000 hanya mencapai empat, yang pernah dicatat Djokovic (tiga kali) dan Rafael Nadal (sekali).
Kini, Sinner melampaui capaian tersebut dengan lima gelar beruntun—sebuah tonggak baru dalam sejarah tenis modern.
Dengan performa dominan dan konsistensi luar biasa, Sinner tak hanya menjadi pemain terbaik saat ini, tetapi juga sedang membangun era baru di dunia tenis.
Editor : Rury Anjas Andita