LombokPost – Jannik Sinner datang ke Internazionali BNL d'Italia dengan satu misi besar: menyempurnakan Career Golden Masters di tanah kelahirannya sendiri.
Petenis nomor satu dunia itu membuka turnamen dengan menghadapi pemenang antara Alex Michelsen atau Sebastian Ofner di kompleks legendaris Foro Italico. Namun, jalan menuju gelar dipastikan tidak mudah.
Sinner bisa langsung dihadapkan pada ujian berat. Jakub Mensik berpotensi menjadi lawan di babak ketiga—salah satu dari sedikit pemain yang mampu mengalahkannya musim ini.
Jika melaju, tantangan berikutnya kemungkinan datang dari Arthur Fils. Meski baru saja dikalahkan Sinner di Madrid, performa Fils yang tengah menanjak tetap membuat duel ini berpotensi sengit.
Dengan rekor impresif musim ini, Sinner memburu sejarah: menjadi pemain kedua setelah Novak Djokovic yang menjuarai seluruh turnamen ATP Masters 1000.
Persaingan di sektor Sinner makin padat. Nama-nama seperti Felix Auger-Aliassime, Ben Shelton, dan Daniil Medvedev berada dalam jalur yang sama.
Medvedev bahkan langsung menghadapi laga sulit di babak awal, berpotensi melawan Stefanos Tsitsipas atau Tomas Machac.
Di paro bawah, sorotan tertuju pada kembalinya Novak Djokovic setelah absen lebih dari enam pekan karena cedera. Juara enam kali di Roma itu membuka langkah menghadapi Marton Fucsovics atau pemain kualifikasi.
Djokovic berada di jalur yang sama dengan Lorenzo Musetti dan Casper Ruud, membuat potensi bentrokan besar sudah mengintai sejak babak awal.
Sementara itu, unggulan kedua Alexander Zverev datang dengan misi balas dendam setelah dikalahkan Sinner di final Madrid. Ia akan memulai laga melawan Daniel Altmaier atau Zhang Zhizhen.
Potensi duel antara Sinner, Zverev, dan Djokovic di fase-fase akhir membuat turnamen tahun ini layak disebut sebagai salah satu yang paling kompetitif.
Editor : Rury Anjas Andita