LombokPost - Jannik Sinner kembali menorehkan sejarah besar di dunia tenis. Petenis nomor satu dunia asal Italia itu sukses menyapu bersih tiga turnamen ATP Masters 1000 lapangan tanah liat musim 2026 setelah menjuarai Internazionali BNL d’Italia di Roma, Minggu (18/5).
Keberhasilan tersebut membuat Sinner sejajar dengan legenda tenis Rafael Nadal sebagai satu-satunya pemain yang mampu memenangkan Monte-Carlo Masters, Madrid Open, dan Roma Masters dalam satu musim sejak era ATP Masters 1000 dimulai pada 1990.
Sinner menutup tur tanah liat Eropa dengan sempurna setelah mengalahkan Casper Ruud di final Roma. Dalam lima pekan terakhir, petenis berusia 24 tahun itu tampil dominan dengan hanya kehilangan tiga set sepanjang turnamen Monte-Carlo, Madrid, dan Roma.
Sebelum musim 2026, Sinner bahkan baru sekali mencapai final Masters 1000 di lapangan tanah liat, yakni di Roma tahun lalu saat kalah dari Carlos Alcaraz. Namun musim ini, performanya melonjak drastis dan menjadikannya penguasa baru lapangan tanah liat.
Kemenangan di Roma juga membuat Sinner resmi mengoleksi 10 gelar ATP Masters 1000 sepanjang kariernya. Ia sekaligus menyelesaikan Career Golden Masters, yakni memenangkan seluruh sembilan turnamen ATP Masters 1000 yang tersedia.
Sinner kini menjadi pemain kedua dalam sejarah yang mampu mencatatkan pencapaian tersebut setelah Novak Djokovic.
Baca Juga: Alexander Zverev Kecewa Tersingkir di Roma, Singgung Keganasan Jannik Sinner
Dalam perjalanan menuju sejarah besar itu, Sinner menumbangkan sejumlah rival elite. Ia mengalahkan Carlos Alcaraz di final Monte-Carlo, menaklukkan Alexander Zverev di final Madrid, lalu menundukkan Casper Ruud di partai puncak Roma.
Yang lebih luar biasa, Sinner masih mempertahankan rekor sempurna di final ATP Masters 1000. Dari 10 final yang dimainkan, ia selalu menang tanpa kehilangan satu set pun.
Dominasi Sinner musim ini juga mempertegas statusnya sebagai kandidat terkuat juara Roland Garros 2026. Momentum luar biasa di lapangan tanah liat membuat petenis Italia itu menjadi ancaman besar bagi para rivalnya di Grand Slam Paris nanti.
Sebelumnya, hanya Rafael Nadal yang mampu menyapu bersih tiga Masters 1000 tanah liat dalam satu musim, tepatnya pada tahun 2010. Nadal sendiri dikenal sebagai raja lapangan tanah liat dengan koleksi 26 gelar Masters 1000 di permukaan tersebut.
Selain Nadal dan Sinner, hanya Novak Djokovic, Carlos Alcaraz, Gustavo Kuerten, dan Marcelo Rios yang pernah memenangkan tiga turnamen Masters 1000 tanah liat berbeda sepanjang karier mereka.
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : atptour.com