LombokPost – Bintang muda Amerika Serikat, Iva Jovic, terus menunjukkan perkembangan pesat di Tur WTA. Petenis berusia 18 tahun itu sukses menorehkan kemenangan terbesar dalam kariernya setelah menyingkirkan unggulan kedua Amanda Anisimova pada perempat final Kejuaraan HSBC Queen’s Club 2026.
Jovic menang 6-2, 3-6, 6-3 atas Anisimova, yang merupakan finalis Queen’s Club musim lalu. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Jovic atas pemain peringkat lima besar dunia dan mengantarkannya ke semifinal turnamen bergengsi di London.
“Setiap pertandingan membuat saya semakin percaya diri di lapangan rumput. Saya masih harus meningkatkan servis dan pengembalian servis, tetapi saya merasa berada di jalur yang benar,” ujar Jovic seusai pertandingan.
Mengalahkan Anisimova bukan perkara mudah. Petenis berusia 24 tahun itu dikenal sebagai salah satu pemukul bola paling agresif di WTA Tour. Secara statistik, Anisimova bahkan mencatat 29 winner, jauh lebih banyak dibandingkan 17 winner milik Jovic. Namun, kunci kemenangan remaja Amerika itu terletak pada konsistensi.
Jovic hanya membuat 15 unforced error sepanjang pertandingan, sedangkan Anisimova melakukan 39 kesalahan sendiri. Perbedaan tersebut menjadi faktor penting yang menentukan hasil akhir laga.
Selain itu, Jovic menunjukkan ketenangan luar biasa saat menghadapi tekanan, terutama ketika kehilangan momentum pada set kedua.
Jovic tampil dominan pada set pertama dan langsung mengambil kendali pertandingan. Namun, situasi berubah drastis di set kedua ketika beberapa double fault membuatnya tertinggal cepat 0-5.
Alih-alih panik, Jovic mencoba mengubah pendekatan permainan dengan lebih sering maju ke depan net dan bermain agresif saat menerima servis lawan.
Strategi tersebut mulai membuahkan hasil dan memberinya kepercayaan diri untuk memasuki set penentuan. Pada set ketiga, ia langsung merebut break penting dan mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Baca Juga: Carlos Alcaraz Mundur dari Wimbledon dan Queen’s Club, Cedera Pergelangan Tangan Jadi Penyebab
“Dia tidak memberi banyak ritme karena bermain agresif sejak awal poin. Saya harus menerima bahwa pertandingan seperti ini tidak akan berjalan nyaman dan saya harus menyerangnya lebih dulu,” kata Jovic mengenai duel melawan Anisimova.
Performa gemilang di Queen’s Club menjadi kelanjutan dari perkembangan pesat Jovic dalam dua tahun terakhir.
Pada 2024, ia menjuarai nomor ganda putri Wimbledon junior bersama Tyra Caterina Grant. Setahun kemudian, Jovic menembus Top 100 dunia setelah meraih gelar WTA 125 di Ilkley dan sukses lolos ke babak utama Wimbledon.
Musim 2026 menjadi fase terobosan berikutnya. Ia berhasil mencapai perempat final Grand Slam pertamanya di Australian Open dan kini telah mengoleksi empat semifinal turnamen WTA sepanjang musim.
Berkat konsistensi tersebut, Jovic kini telah mengamankan tempat di jajaran Top 20 dunia.
Pada semifinal Queen’s Club, Jovic akan menghadapi pemenang pertandingan antara Emma Raducanu dan Kamilla Rakhimova.
Raducanu sebelumnya memastikan tempat di perempat final setelah mengalahkan Sorana Cirstea 6-4, 6-2. Sementara itu, Rakhimova harus bekerja keras selama hampir tiga jam sebelum menundukkan Harriet Dart dengan skor 5-7, 6-1, 7-5.
Jika mampu kembali menang, Jovic akan melangkah ke final WTA ketiga dalam kariernya dan semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di tenis putri dunia.
Editor : Rury Anjas Andita