LombokPost – Serena Williams resmi kembali ke panggung Wimbledon. Legenda tenis Amerika Serikat itu menerima wild card dan akan memulai kiprahnya di Grand Slam lapangan rumput dengan menghadapi Maya Joint pada babak pertama, berdasarkan hasil undian yang diumumkan Jumat.
Kembalinya Serena menjadi salah satu sorotan utama Wimbledon 2026. Ini merupakan penampilan pertamanya di All England Club setelah absen selama empat tahun.
Sebagai pemilik 23 gelar Grand Slam dan tujuh trofi tunggal Wimbledon, Serena tetap menjadi magnet utama meski kembali sebagai pemain nonunggulan.
Pada pertandingan pembuka, Serena akan menghadapi Maya Joint, petenis muda yang musim ini masih kesulitan menemukan performa terbaik di level WTA Tour.
Joint datang ke Wimbledon dengan catatan dua kemenangan dan 13 kekalahan di babak utama sepanjang musim, sehingga secara pengalaman Serena tetap lebih diunggulkan.
Meski demikian, laga tersebut tetap menjadi ujian penting bagi Serena yang kembali bertanding di level tertinggi setelah cukup lama meninggalkan persaingan Grand Slam.
Baca Juga: Carlos Alcaraz Mundur dari Wimbledon dan Queen’s Club, Cedera Pergelangan Tangan Jadi Penyebab
Apabila mampu melewati Joint, tantangan Serena dipastikan meningkat. Di babak kedua, ia berpeluang menghadapi Alexandra Eala atau Renata Zarazua.
Eala menjadi salah satu pemain muda yang tengah mencuri perhatian musim ini setelah tampil impresif di sejumlah turnamen besar. Jika pertemuan itu terjadi, duel lintas generasi akan menjadi salah satu laga yang paling dinantikan.
Serena berada di kuarter ketiga undian yang dipimpin juara bertahan sekaligus unggulan ketiga, Iga Swiatek. Jika terus melaju, Serena berpotensi menghadapi lawan-lawan tangguh secara beruntun.
Pada babak ketiga, sejumlah nama seperti Tereza Valentova, Karolina Pliskova, hingga Taylor Townsend berpeluang menjadi lawan. Bahkan kemungkinan duel melawan Swiatek sudah bisa terjadi pada fase tersebut jika bagan berjalan sesuai prediksi.
Editor : Rury Anjas Andita