Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jannik Sinner Melaju ke Perempat Final Wimbledon 2026, Jan-Lennard Struff Jadi Tantangan Berikutnya

Rury Anjas Andita • Senin, 6 Juli 2026 | 08:02 WIB
Jannik Sinner mengalahkan Shintaro Mochizuki 6-3, 7-6, 6-3 dan lolos ke perempat final Wimbledon 2026. Jan-Lennard Struff jadi lawan berikutnya. (Instagram ATP)
Jannik Sinner mengalahkan Shintaro Mochizuki 6-3, 7-6, 6-3 dan lolos ke perempat final Wimbledon 2026. Jan-Lennard Struff jadi lawan berikutnya. (Instagram ATP)

LombokPost – Langkah Jannik Sinner untuk mempertahankan gelar Wimbledon 2026 semakin meyakinkan. Petenis nomor satu dunia itu tampil dominan saat menyingkirkan pemain kualifikasi asal Jepang, Shintaro Mochizuki, pada babak keempat.

Bermain di Centre Court, Senin (6/7) dini hari WIB, Sinner menang tiga set langsung 6-3, 7-6 (0), 6-3 dalam waktu 2 jam 25 menit.

Kemenangan tersebut mengantarkan juara bertahan itu ke perempat final Wimbledon untuk kelima kali berturut-turut, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu penguasa lapangan rumput saat ini.

Baca Juga: Jannik Sinner Melaju ke Babak 16 Besar Wimbledon 2026, Daniil Medvedev Tersingkir Usai Dikalahkan Jan-Lennard Struff

Setelah dipaksa bermain lima set pada laga pembuka melawan Miomir Kecmanovic, Sinner kini tampil semakin solid dengan mencatat tiga kemenangan beruntun tanpa kehilangan satu set.

Sinner Makin Nyaman di Lapangan Rumput

Menghadapi Mochizuki untuk pertama kalinya, Sinner sempat mendapat tekanan pada awal pertandingan ketika harus menyelamatkan break point di gim kedua.

Namun setelah itu, petenis Italia tersebut mengambil alih permainan. Dua kali break servis berhasil diamankan untuk merebut set pertama.

Baca Juga: Andy Murray dan Kate Middleton Kembali ke Wimbledon 2026, Kehadiran Sang Legenda dan Putri Wales Curi Perhatian

Perlawanan lebih ketat terjadi pada set kedua. Kedudukan sempat imbang 4-4 sebelum atap Centre Court ditutup karena kondisi cuaca.

Momentum tersebut justru menguntungkan Sinner. Ia tampil sempurna pada tie-break dengan menang 7-0, sebelum kembali mendominasi set ketiga lewat satu break cepat yang memastikan kemenangan.

Sepanjang pertandingan, Sinner mencatatkan 44 winner dan berhasil menyelamatkan lima break point yang dihadapi.

"Saya belum tahu apa yang harus diharapkan karena ini pertemuan pertama kami. Saya mencoba menangani situasi sedikit lebih baik dan berhasil melakukannya," kata Sinner usai pertandingan.

Rekor Istimewa di Wimbledon

Keberhasilan melaju ke delapan besar membuat Sinner kembali menorehkan catatan istimewa. Petenis berusia 24 tahun itu kini memiliki rekor 24 kemenangan dan hanya empat kekalahan di Wimbledon sepanjang kariernya.

Lebih impresif lagi, ia menjadi petenis ke-11 pada Era Terbuka yang mampu mencapai perempat final Wimbledon dalam lima edisi berturut-turut.
Di antara petenis yang masih aktif, hanya Novak Djokovic yang mampu mencatatkan prestasi serupa.

Baca Juga: Balas Dendam atau Kejutan Lagi? Iga Swiatek dan Alexandra Eala Bentrok di Babak Ketiga Wimbledon

Sinner mengaku kini mulai menemukan ritme terbaiknya di lapangan rumput setelah sempat mengalami kesulitan pada pertandingan pertama.

"Permainan Mochizuki sangat cocok untuk lapangan rumput karena posturnya yang rendah dan pergerakannya cepat. Saya mencoba bermain lebih agresif dan terus meningkatkan permainan setiap hari," ujar Sinner.

Struff Ukir Sejarah, Siap Tantang Sinner

Pada perempat final, Sinner akan menghadapi petenis Jerman Jan-Lennard Struff.
Struff memastikan tiket ke delapan besar setelah lawannya, Hubert Hurkacz, memutuskan mundur ketika pertandingan memasuki set kelima.

Baca Juga: Marta Kostyuk Tantang Rekor Buruk Kontra Emma Navarro di Babak Ketiga Wimbledon, Duel Panas Tak Terelakkan

Saat pertandingan dihentikan, Struff unggul 3-6, 6-7 (5), 7-6 (2), 7-5, 4-2.
Keberhasilan tersebut membuat Struff mencetak sejarah sebagai petenis tertua di Era Terbuka yang untuk pertama kalinya mencapai perempat final Grand Slam, yakni pada usia 36 tahun.

Meski lebih diunggulkan, Sinner memastikan tidak akan menganggap enteng lawannya.

"Dia pemain yang sangat agresif dengan servis yang sangat kuat. Kami pernah bertemu beberapa kali, termasuk di Halle, dan pertandingannya selalu ketat. Sekarang saya ingin fokus beristirahat sebelum memikirkan laga berikutnya," tutur Sinner.

Dengan performa yang terus meningkat, Sinner kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar Wimbledon sekaligus menambah koleksi gelar Grand Slam menjadi lima.

Editor : Rury Anjas Andita
#wimbledon 2026 #Jan-Lennard Struff #Jannik Sinner #hasil wimbledon hari ini #perempat final