LombokPost – Jannik Sinner tak hanya sukses mempertahankan gelar Wimbledon 2026. Kemenangan atas Alexander Zverev di partai final juga membuat petenis Italia itu semakin kokoh di puncak Ranking ATP dan membuka peluang bertahan lebih lama sebagai petenis nomor satu dunia.
Sinner memastikan trofi Wimbledon kedua secara beruntun setelah mengalahkan Zverev di Centre Court. Gelar Grand Slam kelima dalam kariernya itu membuat petenis berusia 24 tahun tersebut tetap mengamankan 2.000 poin ATP yang diraihnya pada edisi tahun lalu.
Keberhasilan itu sekaligus menggagalkan peluang para pesaing, terutama Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, untuk memangkas jarak secara signifikan dalam perburuan posisi puncak dunia.
Baca Juga: Linda Noskova Juara Wimbledon 2026, Tumbangkan Karolina Muchova dan Cetak Sejarah di Usia 21 Tahun
Unggul Hampir 5.000 Poin
Sebelum Wimbledon dimulai, posisi Sinner sebenarnya sempat berada dalam tekanan.
Kekalahan lebih awal di Roland Garros membuatnya wajib mempertahankan gelar Wimbledon agar tidak kehilangan 2.000 poin. Di sisi lain, Zverev datang dengan peluang besar menambah hampir 2.000 poin karena hanya mempertahankan 10 poin dari edisi sebelumnya.
Namun skenario tersebut berubah total. Sinner berhasil mempertahankan gelarnya, sedangkan Zverev memang melaju hingga final, tetapi gagal merebut trofi.
Baca Juga: Jannik Sinner Singkirkan Novak Djokovic, Lolos ke Final Wimbledon 2026 dan Tantang Alexander Zverev
Berdasarkan proyeksi ATP Live Rankings usai Wimbledon, Sinner kini mengoleksi 13.450 poin, unggul 4.970 poin atas Zverev yang naik ke peringkat kedua dunia dengan 8.480 poin. Carlos Alcaraz berada tepat di belakang Zverev dengan 8.160 poin.
Proyeksi ATP Live Rankings
1. Jannik Sinner 13.450 poin
2. Alexander Zverev 8.480 poin
3. Carlos Alcaraz 8.160 poin
4. Felix Auger-Aliassime 4.740 poin
5. Alex de Minaur 4.110 poin
6. Ben Shelton 3.770 poin
7. Novak Djokovic 3.760 poin
8. Daniil Medvedev 3.460 poin
Masih Memegang Kendali
Meski musim masih menyisakan sejumlah turnamen besar, posisi Sinner dinilai sangat aman.
Memang, hingga akhir musim nanti Sinner masih harus mempertahankan 5.500 poin, jauh lebih banyak dibandingkan Zverev yang hanya mempertahankan 1.980 poin. Namun selisih tersebut belum cukup untuk menggoyahkan posisinya.
Bahkan jika kedua pemain kehilangan seluruh poin yang harus dipertahankan, Sinner diproyeksikan masih unggul sekitar 1.450 poin atas Zverev.
wimbBaca Juga: Linda Noskova Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Singkirkan Marta Kostyuk dan Tantang Karolina Muchova di Final Sesama Ceko
Artinya, kendali peringkat ATP masih sepenuhnya berada di tangan petenis Italia tersebut.
Zverev Akui Kehebatan Sinner
Alexander Zverev mengakui bahwa saat ini Sinner memang layak berada di puncak dunia. "Dia masih pemain terbaik di dunia. Saya benar-benar percaya itu," kata Zverev seusai final Wimbledon.
"Saya pikir hanya ada dua atau mungkin tiga pemain yang mampu menantangnya. Mungkin Novak juga masih termasuk di dalamnya. Kami semua harus terus bekerja keras untuk bisa mencapai level itu," tegasnya.
Baca Juga: Karolina Muchova Selamatkan Match Point, Singkirkan Coco Gauff dan Lolos ke Final Wimbledon
Mengejar Rekor Legenda
Pekan ini menjadi minggu ke-80 bagi Sinner sebagai petenis nomor satu dunia. Jumlah tersebut membuatnya menyamai catatan Lleyton Hewitt sebagai pemain dengan minggu terbanyak ke-10 di posisi puncak ATP sejak sistem peringkat diperkenalkan pada 1973.
Di atas Hewitt masih ada beberapa legenda tenis dunia, di antaranya: Andre Agassi – 101 minggu dan Bjorn Borg – 109 minggu.
Editor : Rury Anjas Andita