Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perjalanan Mengharukan Linda Noskova, Anak Desa yang Menjadi Juara Wimbledon 2026

Rury Anjas Andita • Kamis, 16 Juli 2026 | 09:20 WIB
Linda Noskova juara Wimbledon 2026 usai perjalanan penuh haru. Gelar Grand Slam pertama dipersembahkan untuk mendiang sang ibu. (wimbledon.com)
Linda Noskova juara Wimbledon 2026 usai perjalanan penuh haru. Gelar Grand Slam pertama dipersembahkan untuk mendiang sang ibu. (wimbledon.com)

LombokPost – Trofi Wimbledon 2026 bukan sekadar gelar Grand Slam pertama bagi Linda Noskova. Bagi petenis muda Republik Ceko itu, kemenangan di All England Club menjadi simbol perjalanan panjang yang dipenuhi pengorbanan, kehilangan, dan mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan.

Petenis berusia 21 tahun itu sukses menaklukkan kompatriotnya, Karolina Muchova, dengan skor 6-2, 5-7, 6-3 pada partai final Wimbledon 2026. Gelar tersebut mengubah hidup Noskova sekaligus mengukuhkan namanya sebagai salah satu bintang baru tenis dunia.

Namun, di balik selebrasi itu tersimpan kisah yang jauh lebih emosional.

Baca Juga: Jannik Sinner Cetak 100 Kemenangan Grand Slam, Ukir Rekor Bersejarah usai Juara Wimbledon 2026

Sempat Kehilangan Lima Championship Point

Final Wimbledon nyaris berubah menjadi mimpi buruk bagi Noskova. Setelah unggul jauh di set kedua, ia gagal memanfaatkan lima championship point sehingga Muchova bangkit dan memaksa pertandingan berlanjut ke set ketiga.

Saat meninggalkan Centre Court untuk jeda sebelum set penentuan, Noskova sempat berhenti menatap dua trofi yang telah disiapkan panitia. Momen singkat itu justru menjadi titik balik.

"Saya melihat kedua trofi itu dan berkata dalam hati, saya tidak akan membawa pulang yang kecil, saya ingin membawa yang besar. Saya sudah terlalu dekat. Ini bisa menjadi patah hati terbesar dalam hidup saya," ujar Noskova.

Baca Juga: Jannik Sinner Pertahankan Gelar Wimbledon 2026, Tundukkan Alexander Zverev dalam Final Dramatis

Tekad tersebut langsung terlihat pada set ketiga. Noskova kembali tampil agresif dan akhirnya memastikan gelar Grand Slam pertamanya.

Lolos dari Match Point Sebelum Menjadi Juara

Perjalanan Linda Noskova di Wimbledon 2026 sebenarnya nyaris berakhir lebih cepat.

Pada babak ketiga, ia harus menghadapi Sorana Cirstea dalam pertandingan dramatis. Noskova sempat tertinggal dan menghadapi satu match point pada set penentuan. Namun ia menolak menyerah.

Backhand menyilang yang dilepaskannya menjadi awal kebangkitan sebelum akhirnya menang 2-6, 6-3, 7-6 (9).

"Saya hanya menolak kalah. Saya terus mengatakan kepada diri sendiri bahwa pertandingan belum selesai sampai poin terakhir dimainkan," kata Noskova mengenang laga tersebut.

Baca Juga: Linda Noskova Juara Wimbledon 2026, Tumbangkan Karolina Muchova dan Cetak Sejarah di Usia 21 Tahun

Kemenangan itu menjadi fondasi penting sebelum ia melaju hingga mengangkat trofi Wimbledon.

Kemenangan yang Dipersembahkan untuk Sang Ibu

Gelar Wimbledon memiliki makna yang jauh lebih dalam bagi Noskova.

Setahun sebelumnya, ia datang ke All England Club dengan luka yang sangat besar. Sehari sebelum Wimbledon dimulai, ibunya, Ivana Noskova, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker.

Meski tengah berduka, Noskova tetap memilih bertanding dan berhasil mencapai babak kedua.

Baca Juga: Jannik Sinner Singkirkan Novak Djokovic, Lolos ke Final Wimbledon 2026 dan Tantang Alexander Zverev

Karena itu, setelah memastikan diri menjadi juara Wimbledon 2026, ia langsung menatap langit dan mempersembahkan kemenangan tersebut kepada mendiang ibunya.

"Ada satu orang lagi yang ingin saya ucapkan terima kasih, yaitu ibu saya. Saya tidak mungkin berdiri di sini tanpa beliau," ucap Noskova dengan mata berkaca-kaca saat seremoni juara.

Berasal dari Desa Kecil Berpenduduk 1.000 Jiwa

Tidak banyak yang menyangka bahwa juara Wimbledon itu berasal dari Bystricka, sebuah desa kecil di Republik Ceko yang hanya dihuni sekitar 1.000 penduduk.

Ayahnya bekerja sebagai pegawai perkeretaapian, sedangkan sang ibu merupakan manajer sebuah toko.

Ketika bakat tenis Noskova mulai berkembang, kondisi ekonomi keluarga menjadi tantangan tersendiri. Demi membantu biaya latihan putrinya, sang ibu rela mengambil pekerjaan tambahan sebagai petugas kebersihan sekaligus pencuci pakaian. Perjuangan itulah yang terus dikenang Noskova hingga kini.

Baca Juga: Alexander Zverev ke Final Wimbledon Perdana, Akhiri Perjalanan Sensasional Arthur Fery

Tak Pernah Bermimpi Menjadi Juara Grand Slam

Dalam wawancara setelah final, Noskova mengaku masih sulit mempercayai dirinya kini menyandang status juara Grand Slam.

Menurutnya, masa kecilnya tidak pernah dipenuhi target menjadi atlet nomor satu dunia.

"Hidup saya tidak pernah dirancang seperti ini. Saya tidak pernah dibesarkan untuk menjadi juara Grand Slam. Sampai sekarang rasanya masih tidak nyata," ujar Noskova.

Baca Juga: Wild Card Arthur Fery Tantang Alexander Zverev di Semifinal Wimbledon, Mampukah Dongeng Sang Tuan Rumah Berlanjut?

Ia mengatakan kedua orang tuanya tidak pernah memaksanya mengejar prestasi tertentu. Sebaliknya, mereka hanya ingin putrinya menjalani hidup dengan bahagia, baik di sekolah maupun di lapangan tenis.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
wimbledon 2026 juara wimbledon 2026 petenis ceko grand slam LINDA NOSKOVA