Aryna Sabalenka Makin Tak Terbendung, Menang di Toronto dan Perpanjang Rekor 13 Kemenangan Beruntun di Hard Court

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 11:38 WIB
Aryna Sabalenka melaju ke babak ketiga Toronto Open 2026 usai memperpanjang rekor 13 kemenangan beruntun di lapangan keras. (Photo by Getty Images via AFP)
Aryna Sabalenka melaju ke babak ketiga Toronto Open 2026 usai memperpanjang rekor 13 kemenangan beruntun di lapangan keras. (Photo by Getty Images via AFP)

LombokPost – Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka kembali menunjukkan dominasinya di lapangan keras. Unggulan pertama itu memastikan tiket ke babak ketiga National Bank Open 2026 di Toronto setelah mengalahkan petenis Jepang Moyuka Uchijima dua set langsung, 6-3, 6-3, Selasa (5/8) waktu setempat.

Meski sempat tertinggal 0-2 pada awal pertandingan, Sabalenka mampu bangkit dengan luar biasa. Petenis Belarusia itu merebut lima gim beruntun untuk membalikkan keadaan sebelum akhirnya menutup pertandingan dalam waktu 1 jam 21 menit.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang performa impresif Sabalenka di lapangan keras musim ini.

Baca Juga: Cetak Sejarah! Alexandra Eala Jadi Petenis Asia Tenggara Pertama yang Menjuarai WTA 500

Berkat kemenangan atas Uchijima, Aryna Sabalenka kini mencatat 13 kemenangan beruntun di lapangan keras. Rangkaian kemenangan itu dimulai saat ia menyapu bersih enam pertandingan di BNP Paribas Open Indian Wells dan enam laga berikutnya di Miami Open, sehingga sukses membukukan Sunshine Double musim ini.

Tak hanya itu, Sabalenka kini memiliki rekor 24 kemenangan dari 25 pertandingan hard court sepanjang musim 2026. Satu-satunya kekalahan yang ia alami terjadi saat menghadapi Elena Rybakina di final Australian Open 2026.

Catatan tersebut menjadikan Sabalenka sebagai pemain pertama sejak Serena Williams pada 2015 yang mampu memenangi 24 dari 25 laga hard court pertama dalam satu musim di level WTA.

Baca Juga: Alexandra Eala Tembus Top 20 Dunia Usai Juara Washington, Bintang 16 Tahun Kristina Liutova Melejit 103 Peringkat

Kemenangan atas Uchijima juga mempertegas dominasi Sabalenka di turnamen level WTA 1000. 

Ia kini membukukan 11 kemenangan beruntun atas pemain yang lolos dari babak kualifikasi maupun berstatus lucky loser. Kekalahan terakhirnya dari pemain kategori tersebut terjadi pada semifinal Cincinnati Open 2022, saat dikalahkan Caroline Garcia.

Selain itu, Sabalenka juga memperpanjang tren positifnya saat menghadapi pemain di luar 100 besar dunia. Kemenangan atas Uchijima yang berada di peringkat ke-111 dunia menjadi kemenangan kedelapan secara beruntun dalam kategori tersebut.

Baca Juga: Alexandra Eala Ukir Sejarah, Taklukkan Jessica Pegula dan Raih Gelar WTA Pertama di Washington DC

Terakhir kali Sabalenka tumbang dari pemain di luar Top 100 terjadi pada semifinal Berlin Open 2025, ketika dikalahkan Marketa Vondrousova, yang saat itu berada di peringkat ke-164 dunia.

Statistik lain yang memperlihatkan konsistensi Sabalenka adalah kemampuannya mengunci pertandingan setelah memenangi set pembuka.

Sepanjang musim 2026, ia mengoleksi rekor 34 kemenangan dan hanya tiga kekalahan ketika berhasil merebut set pertama. Menariknya, seluruh kekalahan tersebut terjadi di lapangan tanah liat, yakni di Madrid Open, Italian Open, dan Roland Garros.

Pada babak ketiga, Sabalenka akan menghadapi petenis Tiongkok Shuai Zhang. Zhang memastikan langkahnya setelah lawannya, unggulan ke-26 Jelena Ostapenko, memutuskan mundur akibat cedera ketika tertinggal 0-6, 0-4.

Baca Juga: Cedera Pergelangan Tangan Belum Pulih, Carlos Alcaraz Mundur dari Cincinnati Open 2026

Pertemuan di Toronto nanti akan menjadi duel pertama Sabalenka dan Shuai Zhang di level tur WTA, sekaligus menjadi kesempatan bagi Sabalenka untuk memperpanjang laju kemenangan dan menjaga peluang meraih gelar National Bank Open 2026.

 

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com
National Bank Open 2026 Toronto Aryna Sabalenka WTA 1000