LombokPost – Amanda Anisimova menunjukkan tanda-tanda kebangkitan menjelang US Open 2026. Petenis Amerika Serikat itu berhasil menyingkirkan sensasi Filipina Alexandra Eala dalam pertarungan tiga set yang berlangsung sengit pada babak ketiga Cincinnati Open 2026.
Unggulan kesembilan tersebut bangkit setelah kehilangan set pertama untuk mengalahkan Eala dengan skor 4-6, 6-4, 6-2 dalam laga berdurasi 2 jam 28 menit. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Anisimova yang sepanjang musim 2026 belum mampu menampilkan performa seimpresif tahun lalu saat menembus final Wimbledon dan US Open.
Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan kedua Anisimova atas pemain Top 20 dunia sepanjang musim ini.
Baca Juga: Jannik Sinner Mundur dari Cincinnati Open, Cedera Lutut Jadi Penghalang Jelang US Open
Eala Sempat Menguasai Pertandingan
Alexandra Eala, yang baru saja meraih gelar WTA pertamanya di Washington bulan lalu, tampil meyakinkan pada awal pertandingan. Petenis berusia 21 tahun itu memanfaatkan momentum dengan mematahkan servis Anisimova pada gim ke-10 untuk mengamankan set pertama 6-4.
Memasuki set kedua, pertandingan berlangsung ketat dengan kedua pemain saling menjaga servis masing-masing. Namun Anisimova berhasil menemukan celah pada gim ketujuh. Break krusial itu menjadi pembeda sebelum ia menutup set kedua dengan kemenangan 6-4 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Pada set ketiga, Eala kembali membuat kejutan dengan unggul cepat 2-0. Namun setelah itu, Anisimova tampil dominan. Petenis berusia 24 tahun tersebut menyapu enam gim beruntun untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar Cincinnati Open.
Baca Juga: Cedera Pergelangan Tangan Belum Pulih, Carlos Alcaraz Mundur dari Cincinnati Open 2026
"Saya sangat senang bisa menemukan permainan terbaik saya di tengah pertandingan. Alex adalah pemain yang sangat tangguh, jadi saya tahu ini akan menjadi tantangan besar," ujar Anisimova usai laga.
Modal Berharga Jelang US Open
Kemenangan atas Eala memiliki arti penting bagi Anisimova. Sebelum pertandingan ini, ia hanya mencatat satu kemenangan dari tujuh pertemuan melawan pemain Top 20 sepanjang musim 2026.
Keberhasilan menumbangkan Eala juga mengakhiri rentetan lima kekalahan beruntun Anisimova saat menghadapi pemain peringkat 20 besar dunia. Selain itu, Anisimova kini mencapai babak 16 besar turnamen WTA 1000 untuk kelima kalinya musim ini dan ke-17 sepanjang kariernya.
Menariknya, Anisimova menjadi satu dari tiga petenis yang mampu menembus babak 16 besar di seluruh turnamen WTA 1000 Amerika Utara musim ini. Dua nama lainnya adalah Jessica Pegula dan Elena Rybakina.
Tantangan Berikutnya: Juara Wimbledon
Di babak berikutnya, Anisimova akan menghadapi juara Wimbledon 2026 sekaligus unggulan keenam, Linda Noskova. Petenis Republik Ceko itu melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan Clara Tauson dengan skor 7-6(3), 6-2.
Secara head to head, Anisimova unggul 2-1 atas Noskova. Kemenangan terakhirnya diraih saat mengalahkan petenis Ceko tersebut pada final Beijing Open 2025.
Meski demikian, Anisimova menyadari tantangan kali ini tidak akan mudah mengingat Noskova sedang berada dalam performa terbaik usai menjuarai Wimbledon.
"Saya ingin melihat sejauh mana level permainan saya saat ini. Dia baru saja memenangkan Grand Slam dan sedang bermain luar biasa. Ini akan menjadi tantangan sekaligus kesempatan besar bagi saya untuk menemukan permainan terbaik lagi," katanya.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com