Arthur Fils Juara Cincinnati Open 2026, Tundukkan Frances Tiafoe dan Akhiri Puasa 12 Tahun Prancis

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 16:37 WIB
Arthur Fils juara Cincinnati Open 2026 setelah mengalahkan Frances Tiafoe. Gelar Masters 1000 pertamanya sekaligus akhiri puasa Prancis 12 tahun. (Getty Images via AFP)
Arthur Fils juara Cincinnati Open 2026 setelah mengalahkan Frances Tiafoe. Gelar Masters 1000 pertamanya sekaligus akhiri puasa Prancis 12 tahun. (Getty Images via AFP)

LombokPost – Arthur Fils akhirnya menuntaskan penantian panjang Prancis. Petenis berusia 22 tahun itu merebut gelar ATP Masters 1000 pertamanya setelah mengalahkan Frances Tiafoe dalam final Cincinnati Open 2026.

Fils menang 6-3, 1-6, 6-0 atas Tiafoe dalam pertandingan yang berlangsung penuh perubahan momentum di Ohio, Minggu (23/8) waktu setempat. Kemenangan tersebut menjadi gelar terbesar dalam karier Fils sekaligus mengakhiri puasa Prancis selama 12 tahun untuk memiliki juara Masters 1000.

Nama terakhir dari Prancis yang mampu menjuarai turnamen level tersebut adalah Jo-Wilfried Tsonga di Toronto pada 2014.

Baca Juga: Jessica Pegula Tumbangkan Amanda Anisimova di Cincinnati Open, Cetak Rekor 100 Kemenangan

Fils Bangkit Setelah Kehilangan Set Kedua

Fils mengawali final dengan sangat agresif. Petenis Prancis itu langsung menekan servis Tiafoe dan unggul 3-0 setelah mematahkan servis lawannya pada gim kedua.

Tiafoe sempat meningkatkan level permainannya menjelang akhir set pertama. Namun, Fils tetap mampu mempertahankan keunggulan dan merebut set pembuka 6-3.

Ia tampil sangat solid di balik servis pertama. Dalam set tersebut, Fils tidak menghadapi satu pun break point dan memenangkan 13 dari 15 poin ketika servis pertamanya masuk. Namun, momentum berubah drastis pada set kedua.

Baca Juga: Amanda Anisimova Tantang Jessica Pegula di Perempat Final Cincinnati, Misi Putus Rekor 0-5

Tiafoe Bikin Final Memanas

Tiafoe langsung bangkit di set kedua. Dukungan publik tuan rumah di Cincinnati semakin membuat petenis Amerika Serikat tersebut percaya diri. Tiafoe memanfaatkan penurunan level permainan Fils dan langsung unggul 3-0.

Tekanan tersebut membuat Fils kehilangan fokus. Tiafoe akhirnya mengamankan set kedua 6-1 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui set ketiga.

Bagi Tiafoe, ini merupakan final keduanya di Cincinnati. Ia sebelumnya juga mencapai partai puncak pada 2024, tetapi saat itu kalah dari Jannik Sinner.

Fils Mengamuk di Set Penentuan

Ketika trofi hanya berjarak satu set, Fils justru kembali menemukan permainan terbaiknya.

Forehand keras dengan topspin tinggi menjadi senjata utama. Bola-bola Fils memantul tinggi di permukaan lapangan Cincinnati dan membuat Tiafoe kesulitan mengembangkan permainan.

Baca Juga: Iga Swiatek Siap Balas Elena Rybakina, Duel Ulangan Final Toronto Menanti di Cincinnati Open

Hasilnya brutal. Fils menyapu set ketiga 6-0. Tiafoe bahkan tidak mampu membalas dominasi lawannya. Fils sempat membuang dua match point ketika Tiafoe melakukan servis pada kedudukan 0-5.

Namun, kesempatan ketiga tidak disia-siakan. Fils menuntaskan pertandingan sekaligus mengangkat trofi Masters 1000 pertama dalam kariernya.

"Saya Harus Berjuang"

Fils mengakui pertandingan tersebut tidak mudah. Setelah kehilangan set kedua, ia bahkan harus berbicara kepada dirinya sendiri untuk mengembalikan fokus.

Baca Juga: Singkirkan Alexander Zverev, Tommy Paul Melaju ke Perempat Final Cincinnati Open

"Saya memulai dengan sangat kuat, lalu di set kedua sedikit kehilangan fokus. Dia bermain luar biasa dan memberikan tekanan," ujar Fils.

Dalam situasi tersebut, Fils memilih untuk tidak menyerah. Ia bahkan masuk ke toilet dan bercermin sambil meyakinkan dirinya untuk tetap berjuang.

"Meski harus kalah, saya tidak akan menjadi lebih buruk. Jadi, saya harus berjuang dan menemukan cara," katanya.

Nasihat dari sang pelatih kemudian membantu Fils membalikkan keadaan.

Cetak Sejarah untuk Prancis

Gelar Cincinnati Open 2026 membuat Fils menjadi juara Masters 1000 asal Prancis pertama sejak Jo-Wilfried Tsonga pada 2014. Pencapaian tersebut sekaligus menempatkannya sebagai petenis kelahiran 2004 atau setelahnya kedua yang berhasil menjuarai Masters 1000.

Baca Juga: Sara Bejlek Bikin Kejutan Besar di Cincinnati, Aryna Sabalenka Tumbang dari Petenis Nomor 35 Dunia

Sebelumnya, Jakub Mensik menjadi pemain pertama dari generasi tersebut setelah menjuarai Miami Masters 1000 pada 2025. Fils juga memperbaiki rekor pertemuannya dengan Tiafoe menjadi 2-0.

Ranking Fils Melejit

Trofi Cincinnati membawa dampak besar bagi posisi Fils di peringkat dunia. Dengan catatan musim 32 kemenangan dan 10 kekalahan, Fils naik delapan posisi ke peringkat kelima dalam PIF ATP Live Race To Turin.

Dalam ranking ATP yang akan diperbarui Senin, Fils diprediksi melonjak 10 posisi ke peringkat 11 dunia, yang menjadi peringkat tertinggi sepanjang kariernya.

Baca Juga: Marta Kostyuk Comeback di Cincinnati, Mirra Andreeva Dibikin Tak Berkutik di Set Kedua

Jaraknya dengan Taylor Fritz di peringkat ke-10 hanya 335 poin. Peluang Fils menembus Top 10 semakin terbuka di US Open 2026. Ia tidak memiliki poin yang harus dipertahankan karena absen pada US Open 2025 akibat cedera punggung.

 

Dari Cedera Menuju Gelar Terbesar

Kesuksesan Fils di Cincinnati terasa semakin spesial karena perjalanan musimnya sempat terganggu cedera. Ia melewatkan seluruh rangkaian turnamen Australia dan juga Roland Garros.

Namun, setelah kembali, Fils menunjukkan konsistensi luar biasa. Sebelum Cincinnati, ia sudah mencapai semifinal Masters 1000 di Miami dan Madrid.

Kini, ia akhirnya berhasil melewati babak semifinal dan menuntaskan misi dengan gelar. "Saya banyak berlatih, banyak berkorban, dan juga mengalami cedera. Bisa memenangkan gelar seperti ini sangat berarti bagi saya," kata Fils.

Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : atptour.com
Cincinnati Open 2026 juara Cincinnati Open 2026 frances tiafoe Arthur Fils ATP 1000