LombokPost – Jessica Pegula melangkah ke perempat final US Open 2026. Namun, bukan kemenangan yang paling banyak dibicarakan petenis Amerika Serikat itu setelah pertandingan.
Satu kata yang terus terlintas di benak Pegula adalah respek. Pegula berhasil mengalahkan Sorana Cirstea dengan skor 6-3, 6-4 dalam babak 16 besar US Open. Kemenangan tersebut mengantarkan Pegula ke perempat final US Open untuk keempat kalinya dalam lima tahun terakhir.
Namun, Pegula memberikan perhatian khusus kepada Cirstea. Pertandingan tersebut diyakini menjadi penampilan Grand Slam terakhir petenis Rumania berusia 36 tahun itu.
Baca Juga: Dari Nyaris Terlempar Top 100, Potapova Kini Bikin Anisimova Tersingkir di US Open
Cirstea memang telah mengumumkan rencana untuk mengakhiri kariernya pada penghujung musim ini. "Saya pikir dia adalah kompetitor yang hebat dan seorang profesional sejati," kata Pegula mengenai Cirstea.
Pegula menegaskan, pertandingan yang berakhir dua set langsung itu sama sekali tidak berjalan mudah.
"Saya tahu pertandingan ini terlihat cukup sederhana, tetapi sebenarnya itu adalah sebuah pertarungan. Intensitasnya benar-benar tinggi," ujarnya.
Baca Juga: Janice Tjen Tembus Main Draw Singapore Tennis Open 2026, Tantang Para Bintang WTA
Pegula langsung tancap gas
Pertandingan Jessica Pegula vs Sorana Cirstea berlangsung di Louis Armstrong Stadium. Pegula langsung tampil agresif dengan merebut 13 poin pertama pertandingan.
Ia kemudian memimpin 3-0 pada awal laga. Namun, Cirstea perlahan menemukan ritme permainannya. Pada gim keenam, Pegula bahkan harus menyelamatkan tiga break point sebelum akhirnya mempertahankan servis dan menjaga keunggulannya.
Pegula akhirnya membutuhkan lima set point untuk mengamankan set pertama 6-3. Memasuki set kedua, Pegula kembali mencoba mengambil kendali. Ia memenangkan empat dari lima gim pertama untuk unggul 4-1.
Cirstea belum menyerah. Petenis Rumania itu menyelamatkan empat break point untuk mempertahankan servis dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-4.
Setelah itu, pertandingan berubah menjadi duel yang sangat ketat. Empat gim terakhir seluruhnya menghasilkan break. Pegula akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 6-4.
Pertemuan kedua dalam 18 hari
Kemenangan Pegula atas Cirstea menjadi pertemuan kedua mereka hanya dalam waktu 18 hari. Keduanya sebelumnya berhadapan di Cincinnati Open pada 19 Agustus.
Baca Juga: Alcaraz Tembus Babak Keempat US Open, Tommy Paul Sudah Menanti
Saat itu, Pegula sempat memimpin satu set dan satu break. Namun, Cirstea memberikan perlawanan keras hingga Pegula harus berjuang selama tiga set untuk menang 6-2, 4-6, 7-5.
Karena pengalaman tersebut, Pegula tidak ingin menganggap remeh Cirstea pada pertemuan kedua. Kali ini, Pegula berhasil menghindari pertandingan panjang dan memastikan tiket ke perempat final US Open 2026.
Total terdapat 11 break sepanjang pertandingan. Kondisi tersebut menunjukkan betapa sengitnya pertarungan kedua pemain.
Baca Juga: Sabalenka Makin Tak Terbendung di US Open, 16 Kemenangan Beruntun Jadi Bukti
Perjalanan terakhir Cirstea di Grand Slam
Kekalahan dari Pegula menjadi momen penting bagi Cirstea. Petenis berusia 36 tahun itu sedang menjalani musim terakhir dalam karier profesionalnya. Karena itu, US Open tahun ini menjadi salah satu kesempatan terakhir Cirstea tampil di panggung Grand Slam.
Meski gagal melangkah lebih jauh, Cirstea mendapatkan apresiasi dari Pegula. Bagi Pegula, pengalaman dan profesionalisme Cirstea layak mendapatkan penghormatan.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa Pegula semakin dekat dengan target besar di New York. Untuk keempat kalinya dalam lima tahun terakhir, Pegula berhasil mencapai perempat final US Open.
Editor : Rury Anjas Andita
Sumber : wtatennis.com