LombokPost - Siapa sangka, di balik citra Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur (Lotim), sebagai wilayah yang identik dengan kekeringan, tersimpan sebuah permata yang memukau yakni Teluk Ekas.
Dijuluki sebagai surga tersembunyi di ujung selatan Lotim, Teluk Ekas memikat dengan keindahan pantainya yang berpasir putih bersih dan air lautnya yang biru jernih.
Tak hanya memanjakan mata, Teluk Ekas juga menjadi incaran utama bagi wisatawan, khususnya peselancar asing, berkat ombaknya yang juara.
”Potensi Teluk Ekas ini sangat banyak. Tidak hanya terkenal dengan sport surfing. Tapi juga terkenal sebagai tempat snorkeling, dan juga memiliki pulau pasir,” beber Irawan alias Kowor Ketua Surf Club Ekas.
Teluk Ekas menawarkan lima titik spot surfing yang luar biasa, dengan kelebihan unik yang jarang ditemukan di tempat lain.
Seperti ombaknya tidak mengenal cuaca, baik saat panas maupun hujan. Ini menjadikan Teluk Ekas pilihan ideal bagi para penggila selancar.
Meski cuaca sedang hujan, tidak merusak ombak Teluk Ekas, seperti spot surfing di pantai Kura-Kura dan pantai Dagong. Terlebih pada bulan Juli-Agustus, cuaca di Ekas sangat bagus untuk bermain surfing.
Tak heran jika di bulanbulan ini, terutama bulan Juli, Teluk Ekas menjadi incaran utama tamu asing karena anginnya tidak terlalu kencang dan ombaknya sangat mendukung.
Hampir semua spot di Teluk Ekas bisa digunakan untuk surfing, menjadikannya destinasi impian bagi para peselancar.
Sejak dulu, Teluk Ekas telah menjadi salah satu daerah yang kerap dikunjungi wisatawan asing. Kini, dengan kondisi yang semakin kondusif, kunjungan wisatawan kembali melonjak.
Baca Juga: Polemik Teluk Ekas Bawa Berkah untuk Pelaku Wisata
Selain spot surfing, lokasi snorkeling di Teluk Ekas juga menjadi incaran wisatawan karena pemandangan bawah lautnya yang sangat menakjubkan.
Bahkan, Teluk Ekas adalah satu-satunya di Lotim, dan mungkin di Pulau Lombok, yang memiliki blue coral atau terumbu karang langka. (par/r8)
Editor : Pujo Nugroho