Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sanggraloka Siap Sambut Turis Lokal dan Dunia, Harmoni Kemewahan Resort dengan Pesona Budaya Lokal

Kimda Farida • Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:13 WIB
Bayangkan bangun pagi di Sanggraloka dengan lantunan burung tropis, disambut semilir angin sawah, lalu melangkah ke vila yang dibangun dengan konsep berkelanjutan.
Bayangkan bangun pagi di Sanggraloka dengan lantunan burung tropis, disambut semilir angin sawah, lalu melangkah ke vila yang dibangun dengan konsep berkelanjutan.

LombokPost--Di tengah rimbunnya hijau pepohonan Bresela, Ubud, lahirlah sebuah destinasi baru Sanggraloka Ubud yang resmi membuka pintunya sebagai Luxury Organic Farm & Retreat Resort, tempat di mana ritme alam berpadu dengan kemewahan bintang lima.

Lebih dari sekadar resort, Sanggraloka adalah perjalanan yang membangkitkan indera, memulihkan keseimbangan, dan mendefinisikan ulang cara menikmati Bali.

Bayangkan bangun pagi dengan lantunan burung tropis, disambut semilir angin sawah, lalu melangkah ke vila yang dibangun dengan konsep berkelanjutan.

Di Sanggraloka Ubud, ini bukan fantasi, melainkan keseharian.

Filosofi farm-to-table menjadi jantung pengalaman di Sanggraloka.

“Para tamu bisa mencicipi hidangan segar dari kebun organik di Meditera Restaurant, belajar rahasia masakan tradisional lewat Cooking Class, atau sekadar berkeliling kebun yang dipenuhi buah dan sayuran segar. Selain durian, alpukat, manggis, dan buah musiman lainnya, tersedia juga sayuran esensial seperti terong, zucchini, jahe, kunyit, serta bunga telang yang dapat diolah menjadi teh, dekorasi, ataupun untuk hidangan Bali khas resort. Semua dapat dipetik langsung saat panen, memberikan pengalaman otentik dari kebun ke meja,” ujar I Wayan Lanus, Direktur dan Partner Sanggraloka Ubud, yang juga akrab disapa Pak Mangku.

Sanggraloka menyatukan keindahan alami dan inovasi melalui akses ke air terjun alami Sungai Oos, yang dapat dijangkau dengan trekking atau outdoor escalator pertama di Bali.

Di sini tamu dapat melakukan melukat (ritual penyucian diri khas Bali), mengikuti sound bath, bermain air, hingga menikmati Butterfly Hut.

Resort juga menghadirkan air terjun buatan setinggi 55 meter, tertinggi di Bali, sebagai ikon rekreasi dan spot foto unik.

Perjalanan Holistik dan Budaya Bali

Bagi mereka yang mencari ketenangan batin, Sanggraloka menghadirkan pengalaman wellness holistik yang terinspirasi oleh tradisi kuno Bali.

Baca Juga: Tembakau sebagai Denyut Ekonomi Nasional: Refleksi dari Pulau Lombok

Di Wellness Center, pijat tradisional dan ramuan herbal menjadi bagian dari simfoni relaksasi. Tujuh ruang perawatan pasangan, paviliun yoga terbuka, hingga beberapa area meditasi siap memanjakan setiap tamu.

Sementara itu, sesi sound bath khusus berada di Sungai Oos, di kaki bukit resort, memberikan pengalaman berbeda di tengah aliran air dan suasana alami.

Sanggraloka Ubud bukan sekedar resort, ia adalah panggung tempat budaya Bali tetap hidup dan bernafas.

Para tamu diajak untuk ikut serta dalam pengalaman otentik dengan melukat hingga mendengarkan irama tradisional saat memasak bersama chef lokal.

Selain itu, lokasi Sanggraloka yang strategis memungkinkan tamu menjelajahi permata Ubud, seperti Museum Blanco Renaissance, Pura Gunung Lebah, dan Campuhan Ridge Walk hanya dalam 20-30 menit perjalanan.

Fasilitas Premium untuk Setiap Momen

Setiap detail di Sanggraloka dirancang dengan cermat, menghadirkan ruang untuk bersantai, merayakan, hingga menciptakan kenangan berharga.

Baca Juga: Sempat Jadi Saksi, Empat Orang Ditetapkan sebagai Tersangka Pembunuhan Brigadir Esco

Eco-Luxury di Lokasi Strategis

Dengan akses langsung ke Sungai Oos yang mengalir di bawah resort, para tamu dapat merasakan pengalaman alam yang menyatu dengan budaya Bali.

Dari trekking santai hingga ritual melukat, dari sound bath hingga bermain air bersama keluarga, setiap aktivitas menjadi bagian dari perjalanan penuh makna.

“Sanggraloka Ubud dibangun dengan komitmen ramah lingkungan. Resort ini fokus pada prinsip pengelolaan berkelanjutan, mulai dari penggunaan biodegradable amenities, seperti sedotan, kemasan perlengkapan mandi, pengolahan limbah organik menjadi pupuk, hingga pengelolaan kebun secara organik. Tamu tidak hanya menginap, mereka ikut berkontribusi dalam perjalanan berkelanjutan, mulai dari menanam, belajar, hingga mencicipi hasil bumi,” ujar Pak Mangku.

Sanggraloka Ubud bukan hanya peluncuran sebuah resort baru, melainkan manifestasi sebuah filosofi baru dalam perjalanan wisata.

Sebuah tempat di mana eco-luxury, wellness, budaya, dan komunitas menyatu dalam satu pengalaman utuh.

Sanggraloka menetapkan standar baru bagi Bali, bahkan dunia.

Destinasi yang tidak hanya memanjakan tamu, tetapi juga menjaga alam dan menghargai budaya.

Editor : Kimda Farida
#wisata bali #Sanggraloka