Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pesona 'Tiu Pituq' Tujuh Mata Air di Kaki Pegunungan Lombok Utara

Geumerie Ayu • Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:54 WIB
KEINDAHAN ALAM: Wisatawan lokal tengah berlibur ke destinasi wisata Air Terjun Tiu Pituq, di Desa Genggelang, beberapa waktu lalu. (Istimewa)
KEINDAHAN ALAM: Wisatawan lokal tengah berlibur ke destinasi wisata Air Terjun Tiu Pituq, di Desa Genggelang, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

LombokPost – Wisata di Kabupaten Lombok Utara, NTB, bukan hanya Gili Tramena (Trawangan, Meno, Air) dan Senaru saja. Ada banyak keindahan alam lainnya yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah air terjun unik bernama Tiu Pituq.

Terletak di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, destinasi ini menawarkan kombinasi sempurna. Perpaduan antara keasrian hutan tropis dan kesegaran mata air pegunungan yang murni.

Secara harfiah, "Tiu Pituq" dalam bahasa Sasak berarti "Tujuh Mata Air". Nama ini merujuk pada karakteristik uniknya yang memiliki aliran dari tujuh sumber mata air berbeda. Menciptakan simfoni alam yang menenangkan jiwa bagi siapa saja yang mengunjunginya.

Berbeda dengan air terjun pada umumnya, Tiu Pituq memiliki aliran bertingkat yang membentuk kolam-kolam alami di bawahnya.

Baca Juga: KK-NTB 2026: UMKM Naik Level, Kopi Lokal Go Global

Airnya yang berwarna biru kehijauan tidak hanya jernih, tetapi juga memiliki suhu dingin yang menyegarkan. Ini sangat ideal untuk berenang atau sekadar berendam melepas lelah.

Keistimewaan lainnya adalah debit airnya yang stabil sepanjang tahun. Bahkan saat musim kemarau melanda, Tiu Pituq tetap mengalir deras. Menjaga ekosistem hutan lebat di sekelilingnya tetap hijau dan sejuk.

Bagi para petualang, perjalanan menuju lokasi adalah bagian dari pengalaman yang tak terlupakan. Untuk mencapai titik air terjun, wisatawan perlu melakukan trekking ringan selama kurang lebih 30 hingga 40 menit dari pemukiman terdekat.

Jalur yang ditempuh cukup menantang namun sangat fotogenik. Melewati persawahan warga, perkebunan yang subur, serta aliran sungai kecil yang jernih.

Baca Juga: Dapur MBG di Kota Mataram Dilarang Keras Gunakan Elpiji 3 Kg

Suara kicauan burung liar dan semilir angin pegunungan akan menemani setiap langkah pengunjung hingga tiba di pusat air terjun.

Tiu Pituq menawarkan beragam aktivitas seru yang dapat dinikmati pengunjung. Mulai dari berenang di kolam alami untuk merasakan kesegaran air pegunungan yang murni secara langsung.

Bagi para pecinta fotografi alam, tersedia banyak sudut estetis untuk mengabadikan momen dengan latar belakang vegetasi tropis yang rimbun dan memanjakan mata.

Selain itu, pengunjung juga bisa melakukan piknik santai sembari menikmati bekal di tepi kolam, ditemani suara gemericik air yang menenangkan suasana.

Baca Juga: 25 Ritel Modern di Lombok Tengah Tutup Massal, Bagaimana Nasib 151 Karyawannya?

Menariknya, masyarakat setempat meyakini air di Tiu Pituq memiliki energi positif. Beberapa cerita tradisional menyebutkan, membasuh muka atau berendam di sini dapat membawa berkah kesehatan dan kebugaran tubuh.

Meski lokasinya tersembunyi, fasilitas pendukung mulai dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat setempat untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Di antaranya, area parkir yang memadai di titik awal jalur trekking serta deretan warung kecil yang menjajakan makanan ringan dan minuman di sepanjang perjalanan menuju lokasi.

Selain itu, pengunjung juga bisa melepas lelah di berugak, yakni bedeng kecil atau saung khas Sasak. Fasilitas ini disediakan bagi wisatawan untuk bersantai sembari menikmati suasana alam sekitar yang asri.

Baca Juga: Pilar Utama Cedera, Ini Bocoran Starting XI Arsenal Pilihan Mikel Arteta Kontra Burnley  

Untuk menikmati keindahan permata tersembunyi ini, pengunjung hanya perlu membayar Rp 5.000 sebagai tiket masuk. Harga yang sangat ekonomis untuk sebuah pengalaman menyatu dengan alam yang otentik.

Tiu Pituq menjadi pilihan tepat bagi mereka yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kota, dan merasakan ketenangan sejati di kaki pegunungan Lombok Utara.

Tips penting, selalu utamakan keselamatan dan menjaga kebersihan saat berkunjung ke lokasi wisata.

Baca Juga: Arsenal Intip Peluang Angkut Morten Hjulmand untuk Gantikan Martin Zubimendi  

Editor : Kimda Farida
#Tiu Pituq #tujuh mata air #wisata #Lombok Utara #air terjun