LombokPost-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika tidak pernah kehabisan cara untuk memikat hati para pelancong.
Selain kemegahan sirkuit internasional dan pesona garis pantainya yang eksotis, kini pusat pariwisata di Lombok Tengah ini kedatangan magnet baru bagi para pencinta kopi.
Hadir mencuri perhatian di tengah modernitas pesisir Pujut, Kawan KopiTiam Mandalika sukses bertransformasi menjadi tempat nongkrong yang paling diburu, baik oleh warga lokal, ekspatriat, hingga wisatawan mancanegara.
Begitu melangkah masuk ke area kafe, aroma semerbak biji kopi yang beradu dengan manisnya selai srikaya langsung menyambut indra penciuman.
Langkah berani diambil pengelola Kawan KopiTiam Mandalika dengan mengusung konsep Kopitiam Peranakan Klasik yang dikemas secara modern.
Baca Juga: Akhir Pekan di Bawah Tenda Lembah Datu, Anak Muda Ikut Mengelola dan Membuka Peluang Ekonomi Baru
Gaya retro Melayu ini menjadi pembeda yang segar di tengah menjamurnya kafe-kafe minimalis berkonsep industrial di kawasan kuliner Kuta Mandalika.
Kehadiran kedai ini memberikan warna baru bagi lanskap kuliner Kuta Mandalika. Interior ruangan didominasi elemen kayu yang hangat, ubin bermotif retro, dan deretan pajangan vintage yang sangat estetik.
Setiap sudutnya dirancang instagrammable, menjadikannya tempat nongkrong yang paling digemari generasi masa kini untuk mengadiumkan momen estetis mereka di media sosial.
Memanfaatkan semilir angin sepoi-sepoi khas pesisir pantai, Kawan KopiTiam Mandalika menyediakan area semi-outdoor yang cukup luas.
Konsep ruang komunal inklusif ini membuat obrolan mengalir santai tanpa sekat.
Hebatnya, meski kental dengan nuansa santai dan jadul, kafe ini tetap ramah bagi para digital nomad berkat fasilitas modern seperti koneksi wifi super cepat dan colokan listrik di setiap sudut meja.
Bicara soal menu, tempat ini tidak main-main dalam urusan memanjakan lidah.
Kombinasi legendaris yang menjadi primadona di sini adalah es kopi tarik tradisional dan roti bakar sangkaya.
Es kopi tarik diolah dengan teknik tarikan presisi untuk menghasilkan buih yang lembut, menghasilkan cita rasa kopi yang kuat namun menyatu sempurna dengan gurihnya susu.
Menjadi penawar dahaga yang sempurna di tengah cuaca tropis Lombok Tengah.
Sebagai pendamping setia, roti bakar sangkaya atau laksa khas Melayu siap melengkapi meja hidangan.
Roti dipanggang dengan tingkat kematangan yang pas, garing di bagian luar, namun tetap lembut dan meleleh di dalam berkat selai srikaya rumahan yang melimpah dan lelehan mentega berkualitas tinggi.
Konsistensi rasa dan atmosfer yang disuguhkan Kawan KopiTiam Mandalika membuktikan bahwa daya tarik kuliner tidak selamanya harus megah dan mewah.
Baca Juga: Dekat Dengan Sirkuit Mandalika, Sensasi Staycation Berbalut Tradisi di Novotel Lombok
Rasa nyaman, kehangatan koneksi antar-kawan, serta harga yang relatif terjangkau adalah kunci mengapa kedai ini diprediksi akan terus menjadi ikon kuliner Kuta Mandalika yang bertahan lama.
Editor : Kimda Farida