Festival Sangiang Api Membentang Layar Menuju KEN 2027

Akbar Sirinawa • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:21 WIB
Festival Sangiang Api di Kabupaten Bima, Minggu (30/8).
Festival Sangiang Api di Kabupaten Bima, Minggu (30/8).

 

LombokPost-Festival Sangiang Api resmi dibuka di Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Minggu (30/8). Festival yang mengangkat potensi alam, tradisi, dan kehidupan masyarakat pesisir itu ditargetkan berkembang menjadi agenda wisata berskala nasional.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima dan dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku pariwisata, pemuda, masyarakat setempat, serta peserta lomba sampan layar.

Kepala Desa Sangiang Arasid Imran menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya Festival Sangiang Api. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi wisata dan budaya Sangiang kepada masyarakat lebih luas.

Baca Juga: Festival Sangiang Api Kembali Digelar Akhir Agustus, Angkat Sejarah Letusan, Budaya Maritim, dan Jejak Islam di Bima

Ia berharap Festival Sangiang Api dapat berlangsung secara berkelanjutan dan berkembang menjadi agenda wisata yang dikenal di tingkat Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, hingga nasional.

“Harapan kami, Festival Sangiang Api ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkenalkan budaya dan potensi wisata Sangiang, serta membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pengembangan pariwisata,” ujar Arasid.

Salah satu atraksi yang dipertahankan adalah lomba sampan layar Sangiang. Pemerintah desa menilai tradisi itu menjadi bagian dari identitas masyarakat pesisir yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Selain menjadi tontonan bagi wisatawan, lomba sampan layar diharapkan terus berkembang dengan penyelenggaraan yang semakin profesional. Jumlah peserta juga diharapkan bertambah dan menjangkau daerah lain sehingga atraksi itu dapat menjadi salah satu daya tarik utama Festival Sangiang Api.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Muhamad Akbar menyatakan dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan festival. Menurutnya, kegiatan berbasis budaya dan masyarakat memiliki potensi memperkuat promosi destinasi sekaligus meningkatkan keterlibatan warga dalam sektor pariwisata.

Baca Juga: Sangiang Api 2025, Festival Bahari Paling Panas dari Timur NTB Siap Meledak Lagi

Pemerintah daerah juga mendorong Festival Sangiang Api terus dikembangkan dengan konsep yang semakin kuat agar memiliki daya saing dan dapat dipromosikan pada tingkat lebih luas.

Akbar menegaska akan mengupayakan Festival Sangiang Api masuk dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN). Untuk mencapai target itu, penyelenggaraan perlu terus dibenahi dari sisi konsep, atraksi budaya, kalender kegiatan, pengelolaan event, hingga promosi.

“Festival ini memiliki potensi. Pemerintah daerah akan terus mendorong dan mengupayakan agar ke depan Festival Sangiang Api dapat masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN). Tentunya diperlukan persiapan dan pengembangan yang konsisten agar festival ini semakin berkualitas dan memiliki daya tarik yang kuat,” kata Akbar.

Parade Sampan Layar menjadi salah satu atraksi yang paling dinantikan dalam rangkaian festival. Puluhan sampan mengambil garis start di wilayah Pulau Sangiang sebelum bergerak menuju Sangiang Darat.

Warna-warni layar sampan berpadu dengan bentang laut menjadi pemandangan khas pesisir dalam festival tersebut. Masyarakat dan pengunjung turut menyaksikan iring-iringan sampan yang menjadi salah satu ikon kegiatan.

Parade dan lomba sampan layar diharapkan berkembang menjadi atraksi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan. Kehadiran pengunjung sekaligus diharapkan memperluas pengenalan terhadap Pulau Sangiang dan kehidupan masyarakat pesisirnya.

Festival Sangiang Api juga menjadi momentum bagi masyarakat dan Pemerintah Desa Sangiang untuk memperkuat pengembangan pariwisata berbasis budaya dan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah, pemuda, masyarakat, dan pelaku pariwisata diharapkan mampu membawa festival itu menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Bima serta memperluas promosi Sangiang di tingkat nasional.

Editor : Akbar Sirinawa
Festival Sangiang Api sampan layar Desa Sangiang Kharisma Event Nusantara wisata bima