Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Daftar Perusahaan Media yang Melakukan PHK Karyawan hingga Awal 2025

K
Penulis: Kimda Farida❯
Photo
Photo

LombokPost—Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan media besar di Indonesia memunculkan kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat.


Advertisement

Kondisi ini ditengarai karena perekenomian nasional yang tengah bergejolak akibart banyak faktor.

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut daftar media yang melakukan PHK atau efisiensi karyawan.

Kompas TV memberhentikan 150 orang dan TV One 75 orang.

Advertisement

Kemudian CNN Indonesia TV melakukan PHK ke 200 orang karyawan.

Viva.co.id akan menutup kantor mereka di Pulogadung bulan depan.

Emtek Group juga melakukan PHK ke 100 orang.

Advertisement

Kemudian MNC Group Regrouping dari 10 pemred dikurangi menjadi 3 pemred.

Stasiun televisi milik negara yakni TVRI juga melakukan PHK ke tenaga kotributor dan tenaga lepas di seluruh Indonesia.

RRI memutus kontrak tenaga lepas dan outsourcing.

ANTV juga bernasib sama dengan memutus hubungan kerja 57 karyawan.

Net TV juga memutus hubungan kerja pascaakuisisi oleh MD Entertainment.

Republika juga mengurangi karyawan sebanyak 60 karyawan, termasuk 29 wartawan. (ksj)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Polemik Kesalahan Visual Berita Televisi Temui Titik Terang, Ponpes Al-Ishlahuddiny Keluarkan Maklumlat

Polemik Kesalahan Visual Berita Televisi Temui Titik Terang, Ponpes Al-Ishlahuddiny Keluarkan Maklumlat

Sebagai bentuk tanggung jawab untuk memulihkan nama baik Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny, Tv One juga telah melakukan penghapusan tayangan

Ponpes Al-Ishlahuddiny Kediri Protes Tayangan TV Nasional, Minta Klarifikasi atas Penggunaan Visual Pesantren

Ponpes Al-Ishlahuddiny Kediri Protes Tayangan TV Nasional, Minta Klarifikasi atas Penggunaan Visual Pesantren

Ponpes Al-Ishlahuddiny Kediri memprotes penggunaan visual pesantrennya dalam tayangan TV nasional terkait dugaan pembakaran santri di Lombok

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer