Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Puasa Nisfu Syaban: Sunnah Penuh Ampunan, Ulama Ungkap Keutamaannya Jelang Ramadan

Marthadi • Minggu, 1 Februari 2026 | 19:11 WIB

Ilustrasi Puasa. Nisfu Syaban. (Sumber foto; freepik)
Ilustrasi Puasa. Nisfu Syaban. (Sumber foto; freepik)
LombokPost - Puasa Nisfu Syaban menjadi salah satu amalan sunnah yang banyak dikerjakan umat Islam menjelang Ramadan. Selain dipercaya sebagai waktu diangkatnya amal manusia, ibadah ini juga sarat keutamaan dan nilai persiapan spiritual.

Puasa Nisfu Syaban merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam. Nisfu Syaban sendiri merujuk pada malam pertengahan bulan Syaban, yakni tanggal 15 Syaban dalam kalender Hijriah. Malam ini diyakini sebagai salah satu waktu penuh berkah, ketika amalan seorang hamba diangkat kepada Allah SWT.

Dikutip dari baznas.go.id, para ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah di bulan Syaban, termasuk melaksanakan puasa sunnah, sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci Ramadan.

Salah satu keutamaan malam Nisfu Syaban disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa Allah SWT memberikan ampunan kepada seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, kecuali kepada orang yang berbuat syirik dan mereka yang menyimpan permusuhan.

Keutamaan lainnya adalah sebagai sarana latihan spiritual menjelang Ramadan. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah SAW memperbanyak puasa di bulan Syaban melebihi bulan-bulan lainnya, kecuali Ramadan.

Selain itu, puasa di bulan Syaban juga merupakan bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat An-Nasa’i, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa bulan Syaban adalah bulan yang sering dilupakan manusia, padahal pada bulan inilah amalan diangkat kepada Allah SWT. Rasulullah pun menginginkan amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa.

Untuk melaksanakan puasa Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan membaca niat sejak malam hari sebelum subuh atau meniatkannya di dalam hati. Bacaan niat puasa Nisfu Syaban adalah:

“Nawaitu shauma fi-n-nishfi-sy-sya'bani sunnata-lillahi ta'ala.”

Artinya: Saya berniat puasa pada pertengahan bulan Syaban sunnah karena Allah Ta’ala.

Adapun tata cara puasa Nisfu Syaban pada dasarnya sama dengan puasa sunnah lainnya, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, serta memperbanyak amal ibadah seperti shalat sunnah, membaca Alquran, dan berzikir.

Meskipun tidak terdapat hadis yang secara khusus mewajibkan puasa pada tanggal 15 Syaban, dalil-dalil sahih menunjukkan bahwa puasa di bulan Syaban merupakan sunnah yang sangat dianjurkan. Karena itu, umat Islam dapat mengamalkan puasa Nisfu Syaban sebagai bagian dari ibadah sunnah yang bernilai pahala dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Editor : Marthadi
#menyambut ramadan #puasa sunnah Syaban lengkap #keutamaan nisfu syaban #puasa nisfu syaban