Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Sampai Tubuh Berkendara, Tapi Pikiran Tertinggal

G
Penulis: Galih Mega Putra S❯
ilustrasi
ilustrasi

Advertisement

 

LombokPost – Pernah berkendara melewati rute yang setiap hari dilalui, lalu tiba-tiba sudah sampai tujuan dan merasa perjalanan tadi seperti “tidak terasa”? Bisa jadi Anda sedang mengalami autopilot riding.


Autopilot riding adalah kondisi ketika pengendara masih sadar dan mampu mengendalikan sepeda motor, tetapi, perhatian tidak sepenuhnya tertuju pada kondisi jalan. Tubuh tetap menjalankan kebiasaan berkendara, sementara pikiran sibuk dengan hal lain.
Kondisi ini sering muncul ketika melewati jalan yang sangat familiar, perjalanan monoton, sedang banyak pikiran, atau perhatian mulai terpecah. Autopilot riding berbeda dengan microsleep.

Advertisement


Pada autopilot riding, pengendara masih terjaga, tetapi fokus terhadap lingkungan sekitar menurun. Sementara microsleep berkaitan dengan kantuk dan episode tidur singkat yang tidak disengaja.


Meski berbeda, keduanya memiliki risiko yang sama. Pengendara dapat terlambat membaca dan merespons bahaya.
Autopilot riding bisa membuat pengendara melewatkan lubang, kendaraan keluar dari gang, pejalan kaki, perubahan arus lalu lintas, hingga kendaraan yang mengurangi kecepatan.


Sedangkan pada microsleep, risikonya dapat lebih serius karena pengendara kehilangan kesadaran sesaat akibat tertidur.

Advertisement


Satria Wiman Jaya, Safety Riding Instructor & Community Development Astra Motor NTB, mengingatkan bahwa rute yang familiar bukan berarti bebas dari risiko.


“Jalan yang kita lewati setiap hari memang sudah hafal, tetapi kondisi jalannya tidak selalu sama. Jangan sampai kita hanya mengandalkan hafalan dan lupa membaca kondisi aktual di depan.”


Satria menyarankan pengendara tetap focus dijalan, yaitu aktif melihat kondisi depan, samping, serta spion untuk mengetahui potensi bahaya.


“Kalau mulai merasa pikiran melayang atau berkendara hanya mengikuti kebiasaan, kurangi kecepatan dan kembalikan fokus. Kalau sudah mengantuk, jangan dipaksakan karena itu sudah masuk risiko microsleep.”

Advertisement
Editor : Galih Mega Putra S
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Buktikan Kencangnya CBR series, Pembalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika

Buktikan Kencangnya CBR series, Pembalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika

Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil meyakinkan bersama CBR Series pada putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Champions

Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026

Astra Honda Siap Lanjutkan Performa Positif di ARRC Mandalika 2026

Astra Honda Racing Team (AHRT) siap menghadapi putaran keempat Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang akan berlangsung

Astra Motor NTB dan Polres Lobar Apresiasi Pengendara di Operasi Zebra 2026

Astra Motor NTB dan Polres Lobar Apresiasi Pengendara di Operasi Zebra 2026

Tertib berlalu lintas tidak selalu harus diingatkan melalui teguran maupun penindakan. Pengendara yang disiplin dan mengutamakan keselamatan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer