Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Inter Milan, Massimiliano Allegri Tetap dengan Formasi Andalannya di AC Milan

Prihadi Zoldic
Penulis: Prihadi Zoldic❯

Santiago Gimenez berlatih bersama skuad AC Milan sebelum cedera.
Santiago Gimenez berlatih bersama skuad AC Milan sebelum cedera.


Advertisement

 

LombokPost - Formasi 3-5-2 tetap menjadi acuan taktis AC Milan saat menghadapi Inter Milan akhir pekan ini.

Sementara untuk skema 4-3-3 hanya solusi alternatif yang mungkin dipakai di pertengahan pertandingan derby, bergantung situasi di atas lapangan. 

Advertisement

Hal itu disampaikan pelatih AC Milan Massimiliano Allegri terkait formasi 4-3-3 yang sempat dipakai saat menghadapi Cremonese.

"Itu adalah solusi sementara, karena ketika tempo permainan tinggi, wajar jika winger juga harus bekerja keras," tegas pelatih AC Milan berkebangsaan Italia itu.

Pada saat itu di babak kedua, AC Milan memasukkan Niclas Fullkrug dan menempatkan Christian Pulisic di kanan, sedangkan Rafael Leao di kiri.

Advertisement

"Kami (AC Milan) juga bisa bermain dengan 3 penyerang dan 2 gelandang bertahan," tegasnya. 

Jelang laga menghadapi Inter Milan, sejumlah pemain AC Milan tidak dalam kondisi terbaik. 

Bek AC Milan Matteo Gabbia sebelumnya mengalami cedera hamstring, meski kini telah mulai berlatih.

Matteo Gabbia, pemain belakang AC Milan yang semakin cemerlang permainannya.
Matteo Gabbia, pemain belakang AC Milan yang semakin cemerlang permainannya.

Cedera yang sama yang menghentikan bek sayap kiri AC Milan Davide Bartesaghi yang masih diragukan tampil dalam derby. 

Kemudian Niclas Fullkrug mengalami nyeri jari kelingking, sedangkan Santiago Gimenez  masih menunggu konsultasi untuk menentukan berapa lama pemulihannya sebelum dapat kembali berseragam AC Milan. 

Massimiliano Allegri sudah memberi para pemainnya libur sehari, dan kini skuad AC Milan sudah kembali berlatih.

Sejauh ini, AC Milan adalah salah satu dari dua tim yang belum pernah kalah di laga tandang dalam 5 liga top Eropa bersama dengan Bayern Munich.

Rafael Leao (kanan) menjadi penentu kemenangan AC Milan atas Cremonese pada 1 Maret 2026. (Piero CRUCIATTI/AFP)
Rafael Leao (kanan) menjadi penentu kemenangan AC Milan atas Cremonese pada 1 Maret 2026. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Namun patut diingat, lawan mereka Inter Milan adalah pemuncak klasemen dengan jarak 10 poin dari AC Milan. (yuk/r6) 

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post Online
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jejak Berbeda Dua Pemain Montevideo, Alvaro Recoba ke Inter Milan dan Cristian Gonzales ke Indonesia

Jejak Berbeda Dua Pemain Montevideo, Alvaro Recoba ke Inter Milan dan Cristian Gonzales ke Indonesia

Foto lawas yang menampilkan dua bocah berseragam Uruguay U-20 viral di media sosial. Mereka adalah Alvaro Recoba dan Cristian Gonzales, dua

Barcelona Gagal Rekrut Federico Dimarco Setelah Inter Milan Perpanjang Kontrak

Barcelona Gagal Rekrut Federico Dimarco Setelah Inter Milan Perpanjang Kontrak

Inter Milan resmi perpanjang kontrak Federico Dimarco hingga 2028, memupus harapan Barcelona merekrut bek timnas Italia tersebut.

Meledak di Monza, Gustavo Varela Buat AC Milan Berpikir Keras, Saingannya Bejibun

Meledak di Monza, Gustavo Varela Buat AC Milan Berpikir Keras, Saingannya Bejibun

Namanya baru terdengar musim ini, tapi seluruh Italia sekarang hafal. Gustavo Varela, striker 21 tahun milik AC Monza, berubah dari pembelia

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer