Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Curhatan Theo Hernandez Bongkar Alasannya Tinggalkan AC Milan

Prihadi Zoldic
Penulis: Prihadi Zoldic❯
Paolo Maldini, mantan kapten AC Milan.
Paolo Maldini, mantan kapten AC Milan.

 


Advertisement

LombokPost - Mantan bek sayap kiri AC Milan Theo Hernandez menyempatkan bertemu sejumlah pemain AC Milan, akhir pekan ini. 

Dia yang kini bermain di Liga Arab Saudi berkesempatan melakukan reuni kecil dengan sejumlah sahabatnya, para pemain AC Milan. 

AC Milan menjalani laga supper Coppa Italia menghadapi Napoli di Arab Saudi, yang berakhir dengan kekalahan, kemarin. 

Advertisement

"Saya prihatin AC Milan kalah dan gagal ke final, Saya juga mengucapkan selamat kepada Bartesaghi, yang pantas mendapatkan segalanya, dan memeluk Modric, yang pernah bermain bersama saya di Madrid. Modric dia seorang jenius: dia berada di level yang berbeda," ujar Theo Hernandez. 

Dia bahkan juga bertemu dengan beberapa manajemen AC Milan semisal Massimiliano Allegri, Igli Tare, dan Ibrahimovic 

Yang mengejutkan, Theo Hernandez sedikit curhat dengan mengatakan, dia tapi pernah ingin pergi dari
AC Milan. 

Advertisement

"Saya tidak pernah inginkan hal itu, Prioritas saya adalah untuk tetap tinggal (di AC Milan)," ujarnya. 

Namun banyak hal berubah, terutama setelah Paolo Maldini ke luar, dari jajaran manajemen AC Milan, membuat semuanya jadi lebih buruk baginya. 

Theo Hernandez, mantan pemain AC Milan yang dijual ke Al Hilal Arab Saudi.
Theo Hernandez, mantan pemain AC Milan yang dijual ke Al Hilal Arab Saudi.

"Beberapa rekan tim mendesak saya untuk tetap tinggal, akan tetapi ketika seorang manajer menelepon saya dan berkata, jika anda tetap di sini, kami akan mencoret anda dari skuad, lalu apa yang bisa saya lakukan? Saya mencari sesuatu yang lain," ujar Theo Hernandez. 

Dia lantas mengingat momen indahnya dengan legenda AC Milan Paolo Maldini. 

"Hari ketika dia menelepon saya untuk bertemu adalah hari terbaik dalam karier olahraga saya. Dia bertemu dengan saya di Ibiza dan kami mengobrol sambil minum orangeade," katanya memberi pujian pada Paolo Maldini 

Theo Hernandez juga merasa dia menjadi seperti sekarang ini berkat Paolo Maldini, juga menjadi bek kiri AC Milan dengan gol terbanyak. 

Yang patut dicatat dari wawancaranya dengan Gazzetta Dello Sport itu adalah, dia tidak pernah ingin meninggalkan AC Milan, dan saat itu terbuka untuk tetap bertahan,

Tapi ketika seseorang dari manajemen meneleponmu dan berkata, "Kalau kamu tetap tinggal, kami akan mencoret kamu dari skuad", maka satu-satunya pilihan yang tersisa adalah mencari klub baru. 

Theo Hernandez dan Davide Bartesaghi, mantan bek sayap kiri AC Milan dan bek sayap kiri muda klub yang mulai mendapat kepercayaan saat ini.
Theo Hernandez dan Davide Bartesaghi, mantan bek sayap kiri AC Milan dan bek sayap kiri muda klub yang mulai mendapat kepercayaan saat ini.

Entah siapa yang dimaksud oleh Theo Hernandez. (yuk/r6) 

Advertisement
Editor : Prihadi Zoldic
Sumber : Lombok Post Online
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Francesco Camarda vs Goncalo Ramos, Membedah Statistik di Balik Krisis Lini Depan AC Milan

Francesco Camarda vs Goncalo Ramos, Membedah Statistik di Balik Krisis Lini Depan AC Milan

Apakah data statistik selalu menjadi cerminan jujur dari performa seorang pesepak bola di atas lapangan hijau? Perdebatan ini memanas

Dibuang Ruben Amorim, Pemain Tak Terpakai AC Milan Ini Malah Diminati Tottenham hingga Juventus

Dibuang Ruben Amorim, Pemain Tak Terpakai AC Milan Ini Malah Diminati Tottenham hingga Juventus

Apakah status pinjaman Youssouf Fofana dari AC Milan ke Sevilla menjadi pintu pembuka bagi babak baru kariernya di klub besar Eropa? 

AC Milan Sukses Keluarkan Versi Terbaik Adrien Rabiot, Statistiknya Luar Biasa

AC Milan Sukses Keluarkan Versi Terbaik Adrien Rabiot, Statistiknya Luar Biasa

Delapan laga, delapan kontribusi gol. Itu bukan statistik striker, tapi statistik gelandang berusia 31 tahun yang kini jadi jantung AC Milan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer