Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manchester United Dibantai Como 1-4, Bruno Fernandes Kritik Carrick  

Pujo Nugroho
Penulis: Pujo Nugroho❯
Pemain Manchester United Bruno Fernandez mengkritik kepelatihan Carrick usai dibantai Como di Liga Champions. (REUTERS)
Pemain Manchester United Bruno Fernandes mengkritik kepelatihan Carrick usai dibantai Como di Liga Champions. (REUTERS)

Advertisement

 

LombokPost - Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (21/10). Hasil minor ini memperpanjang tren negatif skuad asuhan Michael Carrick pada awal musim 2026-2027.

Kekalahan tersebut membuat Setan Merah tercatat baru mengemas dua kemenangan dari 11 pertandingan perdana di seluruh kompetisi. Performa buruk ini diperparah dengan kebobolan cepat pada menit kedua pertandingan.

Advertisement

Catatan tersebut menempatkan Manchester United sebagai tim Inggris pertama dalam sejarah Liga Champions yang kebobolan pada dua menit awal dalam dua laga berturut-turut. Selepas pertandingan, kapten tim Bruno Fernandes mengkritik pendekatan taktik dan mentalitas rekan-rekannya.

"Bukan kali pertama kami mengawali pertandingan dengan langkah yang salah. Tidak ada tekanan pada bola dan minim pergerakan efektif," kata Fernandes kepada TNT Sports.

Advertisement

Fernandes menilai gol kilat lawan langsung meruntuhkan mental bertanding tim. Situasi tersebut membuat para pemain kesulitan untuk bangkit dan membangun keberanian mengejar ketertinggalan.

Secara khusus, pemain asal Portugal itu menyoroti instruksi staf pelatih yang memilih tidak menerapkan penjagaan ketat pemain lawan (man-to-man pressing). Keputusan tersebut dinilai justru memberi ruang tembak dan keleluasaan bagi Como.

"Itu adalah keputusan staf untuk tidak menekan pemain lawan dan memilih menunggu di belakang. Namun, saat Anda memberi ruang kepada tim seperti mereka, lawan akan mendapatkan kepercayaan diri," ujar Fernandes.

Fernandes menyerahkan evaluasi taktik kepada Michael Carrick dan tim pelatih. Kendati demikian, ia menegaskan pentingnya keberanian melakukan pressing tinggi demi menekan ritme lawan sejak garis depan.

"Terkadang Anda harus lebih berani di bawah tekanan dan mengambil risiko untuk menekan lawan. Seperti yang dilakukan Como, bek tengah mereka bahkan berani menjaga saya hingga ke area pertahanan kami sendiri," tambah Fernandes.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hasil Liga Champions: Como 1907 Bantai Manchester United 4-1

Hasil Liga Champions: Como 1907 Bantai Manchester United 4-1

Como 1907 menang telak 4-1 atas Manchester United di Liga Champions. Nico Paz tampil gemilang, bawa Como raih enam poin penting.

Manchester United Hancur Lebur di Italia, Como Raih Kemenangan Bersejarah

Manchester United Hancur Lebur di Italia, Como Raih Kemenangan Bersejarah

Manchester United dibantai Como 1-4 di Liga Champions. Simak ulasan lengkap kekalahan telak Setan Merah dan rekor bersejarah tim Como.

Drama di Allianz Arena: Gol Larut Declan Rice Gagalkan Kemenangan Bayern Munich

Drama di Allianz Arena: Gol Larut Declan Rice Gagalkan Kemenangan Bayern Munich

Declan Rice selamatkan Arsenal dari kekalahan lewat gol dramatis di menit akhir, memaksa hasil imbang 2-2 kontra Bayern Munich di Liga Champ

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer