Gerakan Boikot Kylian Mbappé Makin Kencang, EAFC hingga eFootball Hapus Karakter Sang Bintang

LombokPost- Gelombang boikot dan kecaman terhadap bintang Real Madrid, Kylian Mbappé, di Tiongkok kian meluas dan memasuki ranah digital serta industri gim.
Buntut dari kontroversi komentar terkait meme Mao Zedong, sanksi bertubi-tubi kini dijatuhkan oleh berbagai korporasi besar, platform media sosial, hingga pengembang video game ternama di Negeri Tirai Bambu.
Dampak paling nyata dirasakan dari sektor industri gim sepak bola populer.
Pengembang gim EAFC dari EA Sports dikabarkan melakukan penyesuaian materi besar-besaran dengan menghapus kartu karakter Kylian Mbappé dari server Tiongkok.
Langkah serupa juga diambil oleh pihak konami melalui eFootball / PES yang menghentikan segala bentuk promosi serta merencanakan penghapusan konten kartu karakter sang penyerang.
Sebelumnya, sederet merek komersial domestik papan atas telah lebih dulu memutus tali kemitraan.
Perusahaan minuman Dongpeng Beverage yang menaungi produk ewater, raksasa produk susu Mengniu, hingga produsen keju Milkground secara resmi mengumumkan penghentian kerja sama dengan Kylian Mbappé akibat sentimen negatif yang kadung memuncak.
Baca Juga: Buntut Panjang Kasus Meme Mao Zedong, Kylian Mbappé Akhirnya Sampaikan Permintaan Maaf Terbuka
Tidak ketinggalan, merek perlengkapan olahraga asal Swiss, On, turut mengambil sikap tegas dengan menghapus seluruh konten promosi terkait Kylian Mbappé dari akun media sosial resminya di wilayah Tiongkok.
Langkah korporasi ini mencerminkan betapa sensitifnya isu tersebut di pasaran Asia Timur.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




