
LombokPost - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares melakukan evaluasi mendalam terhadap lini pertahanan timnya menjelang laga kontra Persijap Jepara. Duel pekan kedelapan Super League 2026/2027 tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat (30/10) malam.
Fokus utama Tavares tertuju pada kerentanan timnya dalam mengantisipasi situasi bola mati. Tercatat, dua dari tiga gol terakhir yang bersarang di gawang Green Force tercipta melalui eksekusi tendangan bebas lawan.
Selain bola mati, Tavares juga menyoroti masalah transisi pemain saat kehilangan penguasaan bola di area tengah lapangan. Hal ini menjadi catatan serius bagi pelatih asal Portugal tersebut agar kesalahan serupa tidak terulang saat menghadapi Persijap.
"Terkait tiga gol terakhir yang bersarang ke gawang kami, dua diantaranya berasal dari tendangan bebas, dan satu lagi terjadi karena kami kehilangan bola di lini tengah seperti pada gol kedua tim Sleman," ujar Tavares.
Meski berhasil meraih kemenangan pada laga sebelumnya, Tavares menolak untuk bersantai. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan bertahan menjadi aspek krusial yang harus segera dibenahi untuk menjaga kans poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




