
LombokPost - AC Milan menemukan permata baru dalam diri bek muda Sankhoun Diawara.
Pemain kelahiran tahun 2006 ini tampil memukau saat menjalani debut sebagai starter dalam laga panas Derby della Madonnina AC Milan vs Inter Milan.
Meski posisi asli pemain ini adalah bek tengah, SaNKHOUN Diawara justru mampu beradaptasi dengan sangat baik saat dimainkan sebagai bek sayap oleh pelatih Ruben Amorim.
Ia menunjukkan fleksibilitas taktis yang jarang dimiliki pemain seusianya, 20 tahun.
Dalam laga tersebut, SaNKHOUN Diawara terlihat begitu cair saat membangun kerja sama dengan Christian Pulisic di sisi sayap AC Milan.
Ia juga memberikan dukungan pertahanan yang solid untuk membantu bek AC Milan Strahunja Pavlovic dalam menghalau serangan lawan.
Kematangan pengambilan keputusan menjadi nilai lebih dari pemain berusia 20 tahun ini.

Sankhoun Diawara tampil disiplin dalam bertahan, sekaligus berani melepaskan umpan-umpan berbahaya ke arah kotak penalti lawan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





