Kontrak Dybala bersama I Giallorossi akan berakhir pada Juni mendatang. Meski Roma masih menyimpan keinginan untuk mempertahankan sang pemain di Stadion Olimpico, kendala finansial menjadi penghalang utama dalam proses negosiasi kontrak baru.
Melansir laporan dari La Gazzetta dello Sport, Paulo Dybala saat ini menerima upah sebesar 8,5 juta euro (sekitar Rp 144 miliar) per tahun ditambah bonus.
Namun, manajemen Roma kini tengah menerapkan kebijakan ketat terkait pengeluaran gaji pemain.
Pihak manajemen menegaskan bahwa batas gaji maksimal klub saat ini adalah 4 juta euro per tahun. Artinya, jika Dybala ingin bertahan, pemain internasional Argentina tersebut harus bersedia menerima pemotongan gaji yang sangat drastis, yakni lebih dari 50 persen.
Selain Dybala, Roma juga tengah berupaya memagari kapten mereka, Lorenzo Pellegrini, yang kontraknya juga akan segera habis. Menariknya, pihak klub merasa lebih optimistis untuk mempertahankan Pellegrini dibandingkan Dybala.
Berikut adalah rencana struktur tawaran kontrak baru Roma:
Paulo Dybala: Tawaran gaji maksimum 4 juta euro per tahun ditambah bonus.
Lorenzo Pellegrini: Tawaran gaji 3 juta euro per tahun ditambah bonus.
Manajemen percaya Pellegrini memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan menerima persyaratan baru tersebut, mengingat perannya sebagai ikon lokal klub.
Ketertarikan dari Boca Juniors
Ketidakpastian masa depan Dybala di Italia langsung memicu pergerakan dari sejumlah klub luar negeri. Salah satu tim yang paling serius memantau situasi ini adalah raksasa Argentina, Boca Juniors.
Boca Juniors dikabarkan tengah menyusun rencana besar untuk memulangkan Dybala ke tanah kelahirannya pada bursa transfer musim panas mendatang. Jika Dybala enggan memangkas gajinya di Roma, bergabung dengan Boca Juniors bisa menjadi opsi menarik untuk melanjutkan kariernya di Amerika Selatan.
Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari pihak pemain. Namun, dengan pembatasan gaji yang ketat di Roma, peluang Dybala untuk hengkang secara gratis di akhir musim kian terbuka lebar.
Editor : Redaksi Lombok Post