Girona berhasil menumbangkan Barcelona dengan skor tipis 2-1. Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Fran Beltran pada menit ke-86, sementara upaya Barcelona untuk menyamakan kedudukan semakin berat setelah bintang muda Lamine Yamal gagal mengeksekusi penalti.
Dalam sesi konferensi pers pascapertandingan, Hansi Flick menyoroti kelemahan koordinasi timnya, terutama dalam mengantisipasi transisi permainan lawan. Ia menilai struktur lini tengah menjadi titik lemah yang berhasil dieksploitasi oleh Girona.
“Kami tidak berada dalam kondisi yang baik, terutama dalam transisi pemeliharaan. Mereka memiliki peluang, begitu juga kami," ujar Flick memberikan analisis awal.
Lebih lanjut, pelatih asal Jerman tersebut menekankan perlunya evaluasi mendalam terhadap penempatan posisi pemain yang dianggap terlalu renggang.
"Penempatan posisi kami, terutama di lini tengah, tidak bagus. Kami terlalu terbuka. Kami perlu tenang. Kami melakukan banyak kesalahan. Kami memiliki minggu yang panjang di depan; saya akan memberi para pemain libur dua hari agar mereka dapat mengatur ulang dan meningkatkan diri. Masih ada jalan panjang yang harus dilalui; saat ini kami berada di posisi kedua," lanjutnya.
Pertandingan tersebut sempat diwarnai protes dari pihak tim tamu terkait proses terjadinya gol penentu kemenangan oleh Fran Beltran. Barcelona menilai telah terjadi pelanggaran terhadap Jules Kounde oleh Claudio Echeverri sesaat sebelum gol tercipta.
Mengenai insiden tersebut, Flick memberikan respons singkat yang mengisyaratkan ketidakpuasannya terhadap keputusan wasit.
"Bagaimana menurut Anda?" Pelanggaran kan? Tak perlu berkata apa-apa lagi," tuturnya.
Fokus pada Perbaikan Internal
Kendati ada faktor eksternal yang merugikan, Flick menegaskan komitmennya untuk tidak menggunakan keputusan wasit sebagai tameng atas kegagalan tim meraih poin penuh. Ia memilih untuk fokus pada pemulihan performa pemain.
"Jika kami bermain bagus, saya bisa memikirkan keputusan tersebut. Tapi saya tidak ingin menjadikannya alasan. Kami harus fokus pada pekerjaan kami dan meningkatkan diri. Kami belum menunjukkan potensi sebenarnya," tegas Flick.
Barcelona kini menantikan kembalinya sejumlah pilar penting guna memperkuat kedalaman skuad di sisa musim kompetisi.
"Kami harus kembali ke performa terbaik kami, dan beberapa pemain seperti Pedri dan Rashford akan segera kembali," pungkasnya optimis.
Editor : Redaksi Lombok Post