Paul Scholes Kritik Peran Nomor 10, Soroti Tanggung Jawab Playmaker
Ivan Mardiansyah• Kamis, 26 Februari 2026 | 23:18 WIB
Paul Scholes kritik peran pemain nomor 10. Tugas utamanya angkat performa tim, bukan hanya tampil kreatif di lini tengah.
LombokPost – Legenda Manchester United, Paul Scholes, melontarkan kritik tajam terkait peran pemain yang ingin menjadi nomor 10 dalam tim, namun dinilai belum menjalankan tanggung jawab utamanya. Scholes menegaskan bahwa posisi playmaker bukan hanya soal kreativitas individu, tetapi juga kemampuan mengangkat performa tim.
Dalam podcast Stick to Football yang diproduksi oleh The Overlap, Scholes menyatakan:
"Dia ingin bermain sebagai pemain nomor 10, dan jika tim tidak bermain bagus, itu adalah tugasnya, membuat tim bermain menyerang dengan baik. Saya rasa dia tidak melakukan itu."
Menurut Scholes, peran nomor 10 harus mampu membawa tim tampil lebih ofensif ketika permainan sedang mandek. Tugas utamanya meliputi memberi umpan kunci, assist, atau mencetak gol di area berbahaya bukan hanya bermain cantik secara teknis.
Scholes menambahkan kritik terkait posisi pemain yang terlalu sering mundur ke lini tengah.
"Begini, saya menyukainya, secara teknis dia pemain hebat dan menyenangkan untuk ditonton, tetapi dia terlalu sering mundur ke lini tengah."
Menurut legenda MU ini, mundurnya seorang nomor 10 ke lini tengah membuatnya menjauh dari area paling berbahaya sepertiga akhir lapangan dan mengurangi dampak langsungnya terhadap permainan ofensif tim. Scholes menekankan bahwa seorang playmaker modern harus bisa menyeimbangkan kreativitas, kontrol bola, dan pengaruh nyata terhadap performa tim.
Kritik Scholes ini menjadi sorotan karena membahas masalah klasik yang sering muncul pada tim besar: seorang nomor 10 yang hebat secara teknis tapi kurang berpengaruh pada permainan tim secara keseluruhan.