Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

AC Milan Wajib Berbenah untuk Target Lebih Besar Musim 2026-2027

Prihadi Zoldic • Jumat, 20 Maret 2026 | 14:11 WIB

Niclas Fullkrug dan Santiago Gimenez, 2 striker AC Milan yang belum memuaskan penampilannya.
Niclas Fullkrug dan Santiago Gimenez, 2 striker AC Milan yang belum memuaskan penampilannya.

 

LombokPost - Rencana jangka menengah AC Milan untuk musim 2026-2027 mulai terkuak perlahan. 

Secara sederhana AC Milan ingin skuad yang lebih kompetitif karena kemungkinan besar akan mengarungi lebih banyak kompetisi.

Karenanya perubahan struktur skuad pasti terjadi, dengan target skuad berisi 27 pemain, lebih banyak 4 pemain dari AC Milan saat ini. 

Massimiliano Allegri akan fokus pada kedalaman tim untuk kompetisi panjang.

Sehingga prioritas transfer menjadi 1 bek tambahan, 1 sayap, 1 striker nomor 9 (finisher utama), dan 1 gelandang untuk memperkuat lini tengah AC Milan.

Kondisi ini menunjukkan AC Milan ingin membangun tim yang lebih kompetitif dan fleksibel, terutama untuk bersaing di UEFA Champions League.

Dengan kebutuhan striker nomor 9, satu nama besar bisa jadi target utama di bursa nanti. 

Banyak nama masih muncul, namun dari skuad yang ada, Santiago Gimenez atau Niclas Fullkrug, setidaknya salah satu akan hengkang. 

Skuad AC Milan saat menghadapi Lazio pekan lalu.
Skuad AC Milan saat menghadapi Lazio pekan lalu.

Maksimal hanya satu di antara Santiagi Gimenez dan Niclas Fullkrug yang akan bertahan di AC Milan musim depan.

Baca Juga: Hadapi Torino, AC Milan Siapkan Kejutan Formasi Menyerang Total

Bahkan bisa saja keduanya hengkang bersamaan, seiring performa Niclas Fullkrug dan Santiago Gimenez yang tak sesuai harapan AC Milan sejauh ini. 

Selain 2 striker tersebut, bahkan topskor AC Milan Rafael Leao tidak benar-benar menampilkan permainan memukau. 

Pengamat sepak bola, Massimo Brambati, memberikan kritik tajam terhadap performa Rafael Leao bersama AC Milan. 

“Saya punya perasaan jelas bahwa Rafael Leao memang seperti ini dan akan selalu seperti ini. Kita terus memberinya kesempatan, tapi dia tidak pernah menunjukkan konsistensi yang nyata, bahkan lebih banyak turun daripada naik," ujarnya. 

“Bahkan di derby, dia sedikit mengecewakan. Kami mengharapkan lebih, apalagi setelah dia membicarakan laga itu seperti sesuatu yang personal, hidup dan mati. Derby itu dimenangkan, jadi semuanya tidak terlalu terlihat," kritiknya. 

Isu penjualan Rafael Leao tiba-tiba menguat setelah kekalahan AC Milan atas Lazio, bahkan calon penggantinya telah ada.
Isu penjualan Rafael Leao tiba-tiba menguat setelah kekalahan AC Milan atas Lazio, bahkan calon penggantinya telah ada.

Jika penampilan seorang topskor sekali pun masih menuai kritik, jelas AC Milan masih memerlukan tambahan amunisi nomor 9 sejati. (yuk/r6) 

Editor : Prihadi Zoldic
#Rafael Leao #Niclas Fullkrug #ac milan #Santiago Gimenez