Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satu Pemancing Tewas Delapan Selamat, Dihantam Gelombang Perahu Tabrak Tebing

L
Penulis: Lombok Post Online❯

 

EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi mayat Rusli di Perairan Langgudu, Bima, Kamis (4/12).
EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi mayat Rusli di Perairan Langgudu, Bima, Kamis (4/12).

LombokPost - Sembilan orang pemancing tenggelam di perairan Langgudu, Kabupaten Bima setelah dua perahu yang mereka tumpangi menabrak tebing, Rabu (3/12).


Advertisement

Satu orang pemancing bernama Rusli, 54 tahun ditemukan tewas setelah seharian pencarian. Sementara delapan rekannya selamat. 

Koordinator Pos SAR Bima M Darwis menerangkan, sebelumnya dua perahu membawa sembilan pemancing berangkat dari Lokasi Dumu menuju Spot So Moa–Karumbu.

Advertisement

Perahu pertama, membawa lima orang, sementara perahu kedua berisi empat orang, termasuk korban.

Saat berada di perairan Langgudu, kedua perahu dihempas gelombang besar hingga menabrak tebing sekitar pukul 05.00 Wita. Delapan orang berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat bersama petugas, namun Rusli hilang.

"Perahu pemancing menabrak tebing. Kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan mengalami gelombang besar dan angin kencang saat kejadian," terang Darwis.

Rusli yang seharian hilang ditemukan meninggal dunia, Kamis siang (4/12). Mayat Rusli ditemukan sekitar 10 meter arah timur dari lokasi kejadian di kedalaman sekitar 3 meter.

"Ditemukan pukul 14.10 Wita dalam keadaan meninggal dunia," kata Darwis.

Jenazah Rusli dievakuasi melalui penyelaman dan dibawa menggunakan perahu menuju Pantai Wane, Kecamatan Monta. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR ini melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur, antara lain TNI AL Bima, Polairud bima kota, Polairud kab.bima, BPBD Kab Bima, Dinsos (Tagana ), Polsek Langgudu, Danramil, TSBK Kota Bima, Potensi 204, Perangkat Desa Pusu, Nelayan setempat.

Advertisement
Editor : Pujo Nugroho
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

KKP Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan 1.629 Nelayan Lombok Timur

KKP Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan 1.629 Nelayan Lombok Timur

Sebanyak 1.629 nelayan di Lombok Timur (Lotim) telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui bantuan iuran dari Kementerian

Pemprov NTB Jemput Bola, 500 Nelayan Difasilitasi Akses BBM Subsidi

Pemprov NTB Jemput Bola, 500 Nelayan Difasilitasi Akses BBM Subsidi

Pemprov NTB memfasilitasi 500 nelayan kecil mengurus legalitas kapal dan akses BBM bersubsidi melalui aplikasi XStar.

Solusi Tambatan Perahu Nelayan Ampenan Masih Mengambang

Solusi Tambatan Perahu Nelayan Ampenan Masih Mengambang

Pemkot) Mataram belum memiliki solusi konkrit jangka pendek untuk mengatasi krisis tambatan perahu nelayan Ampenan saat musim angin barat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer