Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belum Sebulan Dikerjakan, Aspal Jalan Kore Bima Mengelupas, Ini Kata Dinas PUPR

M
Penulis: M Islamuddin❯

Aspal jalan Kore-TPI di Kecamatan Sanggar, Bima, mengelupas, Sabtu (21/2).
Aspal jalan Kore-TPI di Kecamatan Sanggar, Bima, mengelupas, Sabtu (21/2).


Advertisement

LombokPost-Ruas Jalan Kore–TPI di Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima dilaporkan mengalami kerusakan parah. Padahal, jalan tersebut belum genap sebulan rampung dikerjakan.

Jalan sepanjang 440 meter itu diaspal melalui program hotmix Pemkab Bima 2025 dengan pagu anggaran Rp 1,5 miliar yang bersumber dari APBD 2025.

Berdasarkan dokumen kontrak, pekerjaan tersebut dilaksanakan PT Citra Harapan Persada (CHP) dengan Nomor Kontrak: 602.1/252/06.9/2025 dan nilai kontrak sebesar Rp1.490.076.319.9425. Proyek tersebut dinyatakan rampung, Sabtu (7/2). Namun, kondisi jalan justru tampak memprihatinkan, Sabtu (21/2). Aspal jalan mengelupas diduga akibat diterjang banjir.

Advertisement

Kerusakan pertama kali mencuat setelah akun media sosial Ratna Mamanya Al memperlihatkan badan jalan terkelupas di sejumlah titik.

Dalam video tersebut, terlihat lapisan aspal menganga dengan panjang ditaksir mencapai puluhan meter. Warga tampak memadati lokasi sambil menunjuk bagian jalan yang rusak.

“Jalan sudah terkelupas, walau belum sebulan. Bagaimana proyek ini pemerintah,” kata dia dalam unggahan video tersebut. Rekaman itu dengan cepat menjadi viral dan telah ditonton sekitar 21 ribu kali.

Advertisement

Warga mengaku kecewa karena perbaikan jalan menuju Dermaga Kore dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) itu telah lama dinantikan, bahkan selama puluhan tahun. Akses tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas nelayan dan distribusi hasil tangkapan ikan.

Diketahui, pekerjaan hotmix ruas Kore–TPI merupakan bagian dari paket proyek yang dikerjakan PT CHP dengan nilai Rp12.050.000.000.

Sejumlah ruas jalan lain yang masuk dalam paket tersebut, antara lain, Rekonstruksi Ruas Jalan Nata–Cenggu (Hotmix); Rekonstruksi Ruas Jalan Sarita–SP Oo (Hotmix); Rekonstruksi Ruas Jalan Sarita–Wadukopa (Hotmix); Rekonstruksi Ruas Jalan Rasabou–Kananga (Hotmix); dan Rekonstruksi Ruas Jalan Tente–Godo (Jl. Jenderal Sudirman) (Hotmix).

Kepala Dinas PUPR Bima Taufik mengatakan, kerusakan jalan tersebut akan diperbaiki rekanan. "Selama masa pemeliharaan, tanggung jawab ada pada kontraktor," ujarnya. 

Advertisement
Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Anggaran Ratusan Miliar Mengalir ke Bima untuk Bangun Irigasi, Jalan hingga Pengendalian Banjir

Anggaran Ratusan Miliar Mengalir ke Bima untuk Bangun Irigasi, Jalan hingga Pengendalian Banjir

Pemkab Bima mendapat dukungan anggaran ratusan miliar rupiah dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur.

Cegah Korupsi, Tata Kelola Dana Pokir DPRD Bima Dibenahi

Cegah Korupsi, Tata Kelola Dana Pokir DPRD Bima Dibenahi

Tata kelola Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Bima menjadi salah satu titik rawan yang dipetakan Pemkab Bima dalam upaya mendeteksi

Warga Donggo Blokade Jalan dan Tanam Pohon, Desak Perbaiki Jalan Rusak yang Sudah Menahun Rusak

Warga Donggo Blokade Jalan dan Tanam Pohon, Desak Perbaiki Jalan Rusak yang Sudah Menahun Rusak

Warga Desa O’o, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, memblokade jalan, kemarin. Aksi berlangsung di Dusun Langgentu dan Tanale. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer