Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Realisasi APBD Bima 2025 Tembus 99 Persen

M
Penulis: M Islamuddin❯

Bupati Bima Ady Mahyudi (kiri) menyerahkan dokumen LKPJ kepada ketua DPRD Bima Diah Citra Pravitasari pada paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (30/3).
Bupati Bima Ady Mahyudi (kiri) menyerahkan dokumen LKPJ kepada ketua DPRD Bima Diah Citra Pravitasari pada paripurna di kantor DPRD setempat, Senin (30/3).


Advertisement

 

LombokPost-Pemkan Bima mencatat kinerja keuangan positif dalam APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, Bupati Bima Ady Mahyudi mengungkapkan, realisasi pendapatan daerah hampir menyentuh target yang ditetapkan.

“Dari sisi pendapatan daerah, tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp 2,081 triliun dan terealisasi Rp 2,060 triliun atau mencapai 99,01 persen,” sebut bupati dalam Rapat Paripurna ke-2 DPRD Bima Masa Sidang I Tahun 2026, Senin (30/3).

Advertisement

Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 220 miliar dan terealisasi Rp 209,4 miliar atau 95,17 persen.

Sementara itu, pendapatan transfer ditargetkan Rp 1,835 triliun dan terealisasi Rp1,825 triliun atau 99,46 persen. Adapun lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan Rp 26,3 miliar dan terealisasi 100 persen.

Dari sisi belanja, Pemkab Bima mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,120 triliun dengan realisasi Rp 2,032 triliun atau 95,84 persen.

Advertisement

Rinciannya, belanja operasi dialokasikan Rp 1,620 triliun dan terealisasi Rp1,578 triliun atau 97,42 persen. Belanja modal sebesar Rp 181,6 miliar terealisasi Rp 163,4 miliar atau 89,99 persen.

Kemudian belanja tidak terduga dialokasikan Rp 4,5 miliar dengan realisasi Rp 3,9 miliar atau 87,51 persen. Sementara belanja transfer dari alokasi Rp 313,6 miliar terealisasi Rp 286 miliar atau 91,21 persen.

Ady juga menjelaskan arah kebijakan pengelolaan keuangan daerah. “Kebijakan penganggaran daerah tahun 2025 berpedoman pada Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja,” jelasnya.

Dia menyebut, Pemkab Bima melakukan rasionalisasi belanja operasional dan rutin untuk dialihkan ke belanja yang lebih produktif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Langkah ini untuk memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat nyata, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tegasnya. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Resmi Jalankan Tugas Bupati Lombok Barat, Nurul Adha Jalin Komunikasi dengan Dewan Agendakan Paripurna Ulang LKPJ APBD 2025

Resmi Jalankan Tugas Bupati Lombok Barat, Nurul Adha Jalin Komunikasi dengan Dewan Agendakan Paripurna Ulang LKPJ APBD 2025

Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha resmi menerima radiogram Mendagri, serah terima dilakukan oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.

Anggaran Ratusan Miliar Mengalir ke Bima untuk Bangun Irigasi, Jalan hingga Pengendalian Banjir

Anggaran Ratusan Miliar Mengalir ke Bima untuk Bangun Irigasi, Jalan hingga Pengendalian Banjir

Pemkab Bima mendapat dukungan anggaran ratusan miliar rupiah dari pemerintah pusat untuk pembangunan infrastruktur.

Cegah Korupsi, Tata Kelola Dana Pokir DPRD Bima Dibenahi

Cegah Korupsi, Tata Kelola Dana Pokir DPRD Bima Dibenahi

Tata kelola Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Bima menjadi salah satu titik rawan yang dipetakan Pemkab Bima dalam upaya mendeteksi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer