Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaksa Periksa Tiga Ahli Perkuat Bukti Dugaan Korupsi Dana Desa Tekasire

J
Penulis: Jelo J❯
Kasi Intelijen Kejari Dompu Danny Curia Novitawan.
Kasi Intelijen Kejari Dompu Danny Curia Novitawan.

Advertisement

LombokPost-Kejari Dompu memperkuat penyidikan dugaan korupsi pengadaan tanah untuk lapangan sepak bola Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, tahun 2024.

Jaksa menggandeng tiga ahli dari Universitas Mataram (Unram) untuk mengurai aspek hukum dalam proses pembelian tanah yang kemudian ditetapkan sebagai aset desa tersebut.

Kasi Intelijen Kejari Dompu Danny Curia Novitawan mengatakan, tiga ahli yang dimintai keterangan berasal dari bidang hukum pidana, perdata, dan tata usaha negara. “Tiga ahli ini dari Unram,” kata Danny melalui sambungan telepon, Kamis (17/9).

Advertisement

Menurut Danny, keterangan para ahli dibutuhkan karena dalam proses pengadaan lahan ditemukan sejumlah persoalan hukum, termasuk adanya perjanjian dan aturan pemerintah daerah yang diduga dilanggar. “Karena di dalam pembelian lahan oleh Pemerintah Desa Tekasire itu ada perjanjian, ada peraturan bupati yang dilanggar,” ujarnya.

Status sertifikat tanah ternyata masih diagunkan di Bank NTB Syariah ketika proses pembelian oleh pemerintah desa berlangsung. “Sertifikat lahan itu statusnya diagunkan di Bank NTB Syariah,” ungkap Danny.

Advertisement

Sertifikat tersebut, kata dia, diagunkan sekitar sebulan sebelum proses pembelian tanah. Pihak yang mengagunkan sertifikat tersebut adalah kepala desa aktif.

Pengagunan dilakukan berdasarkan kuasa dari ayah kandungnya yang merupakan pihak penjual tanah. “Diagunkannya sebulan sebelum pembelian,” ujar Danny.

Pemeriksaan terhadap tiga ahli dari Unram saat ini masih berlangsung. Keterangan mereka menjadi bagian dari alat bukti yang sedang dilengkapi jaksa dalam tahap penyidikan. “Jadi, proses permintaan keterangan ahli sedang berjalan,” katanya.

Penyidik akan menggunakan pendapat ahli untuk memperjelas aspek pidana, perdata, maupun tata usaha negara dalam proses pengadaan tanah tersebut.

Selain keterangan ahli, penyidik masih menunggu hasil audit kerugian keuangan negara dari Inspektorat Dompu. Danny mengatakan, proses penghitungan kerugian masih berjalan. Penyidik Kejari Dompu dan tim Inspektorat terus berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan audit.

Advertisement
Editor : Jelo J
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kejati NTB Turun Tangan Usut Dugaan Perintangan Penyidikan Dana Desa Tekasire

Kejati NTB Turun Tangan Usut Dugaan Perintangan Penyidikan Dana Desa Tekasire

Kejati NTB turun tangan mengusut insiden penghadangan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu saat melakukan penggeledahan Kantor Desa

Kejari Dompu Periksa Kades Tekasire dan Kantongi Barang Bukti Sitaan

Kejari Dompu Periksa Kades Tekasire dan Kantongi Barang Bukti Sitaan

Kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk lapangan sepak bola Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, terus bergulir.

Kantor Desa Tekasire Dompu Digeledah, Warga Kepung Jaksa, Dokumen Sitaan Dirampas Paksa dan Disobek

Kantor Desa Tekasire Dompu Digeledah, Warga Kepung Jaksa, Dokumen Sitaan Dirampas Paksa dan Disobek

Tim penyidik Kejari Dompu menggeledah kantor Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kamis (13/8). Penggeledahan terkait dugaan korupsi

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer