LombokPost-Sebanyak 40 persen Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Bima 2026 merupakan lanjut usia (lansia). Jemaah tertua tercatat berusia 99 tahun, sementara yang termuda baru 19 tahun.
Data tersebut disampaikan dalam kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H/2026 M yang digelar Pemkot Bima di Aula SMK Negeri 3 Kota Bima, Senin (9/2). Kegiatan ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan”.
Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan mengingatkan para calon jemaah bahwa kesempatan berhaji merupakan panggilan langsung dari Allah SWT. “Bapak dan Ibu patut bersyukur karena telah masuk dalam daftar tamu Allah. Sebesar apa pun kemampuan kita, jika Allah belum mengundang, belum tentu kita bisa berangkat haji,” kata Feri.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Feri menegaskan, Pemkot Bima tetap berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada jemaah, termasuk fasilitas transportasi keberangkatan dari Kota Bima ke Mataram dan kepulangan dari Mataram ke Kota Bima.
“Kami ingin memastikan jemaah haji Kota Bima tidak hanya siap secara ritual, tetapi juga siap secara fisik, mental, dan sosial, serta mendapatkan pelayanan terbaik, ujarnya.
Dia juga meminta para jemaah, khususnya yang lanjut usia, untuk mengikuti manasik haji secara sungguh-sungguh sebagai bekal utama selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pembina Manasik Haji Kota Bima Amrin melaporkan total jemaah haji Kota Bima tahun ini berjumlah 228 orang. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).
Kloter 11 berjumlah 121 jemaah dan masuk gelombang pertama dengan tujuan awal Madinah. Sementara Kloter 13 berjumlah 107 jemaah dan tergabung dalam gelombang kedua.
“Sekitar 40 persen jemaah kita adalah lansia. Jemaah tertua berusia 99 tahun, dan yang termuda 19 tahun,” jelas Amrin.
Dia menambahkan, jemaah haji Kota Bima menjadi satu-satunya jemaah di NTB yang mendapatkan fasilitas penerbangan langsung hingga ke Kota Bima. "Ini sebuah kemudahan yang dinilai sangat membantu, terutama bagi jemaah lansia," tandasnya.
Editor : Jelo Sangaji