Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PM Jepang Pilih Potong Gaji Kabinet

L
Penulis: Lombok Post Online❯
Beberapa pekerja di Jepang sedang melakukan aktivitas sehari-harinya.
Beberapa pekerja di Jepang sedang melakukan aktivitas sehari-harinya.

LombokPost - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memberikan contoh efisiensi dengan memotong gajinya.


Advertisement

Takaichi juga memberlakukan kebijakan kepada para menteri di kabinetnya untuk mengurangi privilese politikus. Keputusan itu diambil dalam rapat para menteri Rabu (12/11).

Bukan hanya itu. Pemerintah juga sepakat menghentikan pembayaran tunjangan tambahan bagi perdana menteri dan para menteri yang selama ini diberikan di luar gaji mereka sebagai anggota parlemen (Diet).

Langkah ini akan dituangkan dalam rancangan undang-undang yang diharapkan disahkan dalam sesi Diet yang berakhir pada Desember.

Advertisement

”Seluruh menteri kabinet akan tetap menjalankan tugasnya meski hanya menerima gaji sebagai anggota parlemen,” kata Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara seperti dikutip Jiji Press.

Saat ini anggota Diet menerima gaji bulanan sebesar 1,294 juta yen atau hampir Rp 140 juta. Selain itu, perdana menteri mendapat tambahan 1,152 juta yen (Rp 124,5 juta) dan para menteri 489 ribu yen (Rp 52,8 juta) setiap bulannya.

Kebijakan pemotongan gaji ini merupakan realisasi janji lama Takaichi untuk menekan biaya politik dan menunjukkan komitmen terhadap reformasi birokrasi.

Advertisement

”Saya akan merevisi undang-undang agar anggota kabinet tidak menerima bayaran melebihi gaji anggota parlemen,” kata Takaichi seperti dikutip dari Nipon.com.

Langkah tersebut juga sejalan dengan desakan partai koalisi barunya Nippon Ishin no Kai (Partai Inovasi Jepang) dalam mendorong penghapusan hak istimewa bagi pejabat publik.

Pemerintah berencana menegaskan dalam revisi undang-undang bahwa tunjangan tambahan bagi perdana menteri dan menteri tidak akan diberikan untuk sementara waktu. (lyn/dns/JPG/r3)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

DPRD Lombok Barat Sahkan Perubahan APBD 2026, Alokasi Belanja Tembus Rp 2,45 Triliun

DPRD Lombok Barat Sahkan Perubahan APBD 2026, Alokasi Belanja Tembus Rp 2,45 Triliun

Efisiensi anggaran dilakukan secara ketat dengan memangkas program-program non-prioritas. Dana sisa efisiensi tersebut kemudian dialihkan.

Menkeu Purbaya Buka Peluang Anggaran MBG Dipangkas Lagi, Bisa di Bawah Rp 270 Triliun

Menkeu Purbaya Buka Peluang Anggaran MBG Dipangkas Lagi, Bisa di Bawah Rp 270 Triliun

Anggaran MBG dipangkas dari Rp 330 triliun menjadi Rp 270 triliun. Menkeu Purbaya menyebut nilainya bisa turun lagi.

Sekolah Libur, MBG Distop: BGN Klaim Hemat Insentif Rp 3,4 Triliun

Sekolah Libur, MBG Distop: BGN Klaim Hemat Insentif Rp 3,4 Triliun

BGN Siapkan Skema Klasterisasi Dapur. Refocusing Penerima Manfaat, 76 Sekolah di Jawa Bakal Dicoret. Minta program dihentikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer