Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

  Iran Buka Perundingan dengan AS, Iran Semakin Kuat dari Sisi Militer

L
Penulis: Lombok Post Online❯

 


Advertisement

Abbas Araghchi
Abbas Araghchi
 LombokPost - Iran menyatakan kesiapan membuka kembali perundingan nuklir dengan Amerika Serikat (AS). Namun, Iran memiliki syarat, yakni diperlakukan secara hormat dan bermartabat.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi di sebuah konferensi keamanan di Teheran seperti dilansir dari The Guardian.

Araghchi menegaskan bahwa hanya diplomasi yang mampu menyelesaikan kebuntuan nuklir. Dia mengungkapkan adanya permintaan baru dari sejumlah perantara untuk memulai kembali negosiasi dengan AS.

Advertisement

“Bukan Iran yang melarikan diri dari diplomasi. Amerika Serikat dan negara-negara Barat yang selalu berusaha memaksakan kehendak mereka,” tuturnya. 

Tidak Lemah, Tidak Disembunyikan

Araghchi pun menegaskan, Iran tidak akan bernegosiasi dari posisi yang lemah. ”Iran memiliki hak yang tidak dapat dicabut untuk memperkaya uranium di dalam negeri dan hak itu tidak akan pernah dilepaskan,” katanya seperti dikutip dari Al Arabiya.

Advertisement

Araghchi juga menyebut, Iran tidak memiliki situs nuklir yang tidak dideklarasikan. Namun, dia mengakui Teheran belum dapat mengizinkan inspektorat nuklir PBB untuk mengunjungi situs nuklir yang dibom karena alasan keamanan.

Lebih Kuat setelah Diserang

Lima putaran perundingan nuklir terakhir berakhir tiba-tiba pada 12 Juni. Saat itu, Israel dengan dukungan AS menggempur sejumlah situs nuklir Iran dalam perang 12 hari. Trump kemudian mengklaim situs-situs tersebut telah dihancurkan. Setelahnya, negara-negara Eropa mengaktifkan kembali sanksi PBB. Namun Teheran bersikeras sanksi itu tidak berdampak besar.

Araghchi malah mengklaim bahwa Iran semakin kuat dari sisi militer dan psikologis setelah serangan AS.  “Semua kemampuan kami telah dipulihkan,” tandasnya.

Belum Terima Tawaran Seimbang

Presiden Amerika Donald Trump pekan lalu mengaku mendapat pesan bahwa Iran ingin membuka kembali negosiasi. Namun, pejabat Iran mengatakan mereka belum menerima tawaran yang seimbang dari Washington. ”Mereka (AS) seperti menjadikan perundingan sebagai pertunjukan semata,” sindir Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

”Bukan Iran yang melarikan diri dari diplomasi. Amerika Serikat dan negara-negara Barat yang selalu berusaha memaksakan kehendak mereka.” Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (lyn/dns/JPG/r3)

Advertisement
Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemdes Babusalam Optimalkan Sinergi Lintas Sektoral

Pemdes Babusalam Optimalkan Sinergi Lintas Sektoral

Kolaborasi yang solid antara unsur pemdes, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan, situasi kamtibmas di wilayah Desa Babusalam aman.

Camat Kuripan dan Lingsar Intensifkan Sambang Tokoh Jelang Pilkades Serentak

Camat Kuripan dan Lingsar Intensifkan Sambang Tokoh Jelang Pilkades Serentak

Jajaran Pemerintah Kecamatan Lingsar dan Kuripan mulai mengintensifkan program sambang tokoh masyarakat jelang pelaksanaan pilkades serentak

ITDC Perkuat Sistem Keamanan Jelang MotoGP

ITDC Perkuat Sistem Keamanan Jelang MotoGP

Penguatan difokuskan pada sistem keamanan, keselamatan darurat, hingga kemudahan layanan keimigrasian untuk menyambut lonjakan wisatawan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer