Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nicolas Maduro Diintai seperti Nicholas Brody, Delta Force AS Bertugas Jadi Eksekutor

L
Penulis: Lombok Post Online❯
Warga berpartisipasi dalam demonstrasi menentang aksi militer AS di Venezuela di luar Pusat Penahanan Metropolitan, tempat mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dita (Photo by Kena Betancur / AFP)
Warga berpartisipasi dalam demonstrasi menentang aksi militer AS di Venezuela di luar Pusat Penahanan Metropolitan, tempat mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dita (Photo by Kena Betancur / AFP)

LombokPost - PERNAH menonton Homeland? Dalam serial yang tayang di Netflix itu diceritakan bagaimana para agen CIA mengawasi detik demi detik keseharian Sersan Nicholas Brody yang dicurigai membelot.


Advertisement

Begitu pula yang dilakukan para agen intelijen Amerika Serikat (AS) berbulan-bulan sebelum penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilakukan pada Sabtu (3/1) dini hari lalu waktu Caracas.

Mengutip The Guardian Senin (5/1), Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine menyebut, pengintaian itu bertujuan untuk mengetahui pola hidup Maduro.

“Untuk memahami bagaimana dia bergerak, di mana dia tinggal, pergi ke mana, apa yang dia makan, apa yang dia pakai, apa binatang peliharaannya,” kata Caine.

Advertisement

Operasi yang dimulai sejak Agustus tahun lalu itu melibatkan setidaknya 150 pesawat termasuk juga mata-mata di pemerintahan. Para agen CIA dan badan intelijen AS lainnya berperan penting dalam memantau segala gerak-gerik presiden yang berkuasa mulai 2013 tersebut.

Di sisi lain, sejak AS meningkatkan kehadiran militernya di kawasan Karibia pada September tahun lalu, Maduro sebenarnya langsung bereaksi. Dia memperketat pengamanan dirinya.

Dia menghindari pidato di tempat terbuka. Tiap malam, pengganti Hugo Chavez itu juga berpindah lokasi tidur.

Advertisement

Mengutip New York Times, mantan sopir bus tersebut punya enam sampai delapan tempat untuknya memejamkan mata.

Maduro juga sangat mengandalkan informasi dari intelijen dan pengawal dari Kuba. Untuk para tenaga pengamanan dari Venezuela, dia melarang mereka menggunakan ponsel. 

Penculik dari Delta Force

Dengan pengamanan sedemikian ketat, Maduro tetap kecolongan. Pada Jumat (2/1) malam pukul 10.46 Eastern Time AS atau 11.46 waktu Caracas, ketika cuaca dinilai aman dan lokasi Maduro dan sang istri Cilia Flores dipastikan berada di kompleks militer Fuerte Tiuna, Caracas, Presiden AS Donald Trump memerintahkan operasi penculikan dimulai.

Delta Force, pasukan khusus Angkatan Darat AS, bertugas sebagai eksekutor. Venezuela sebenarnya punya peralatan militer memadai. Mereka membeli sejumlah jet tempur dan sistem pertahanan udara.

Namun, pada Jumat malam itu, semuanya tak berdaya. Militer AS lebih dulu mengebom pangkalan udara dan jalur komunikasi. Mayoritas listrik di Caracas juga telah dipadamkan terlebih dulu.

Trump mengklaim, Maduro berniat bersembunyi di kamar khusus ketika personel Delta Force tiba. “Tapi, dia berlari terlalu cepat dan tak bisa menutupnya,” katanya.

Setelah 2 jam 28 menit, Maduro dan istri akhirnya diculik dari tempat tidur mereka. Keduanya diterbangkan dengan helikopter yang dikawal jet tempur menuju USS Iwo Jima.

Keseluruhan operasi berlangsung 2 jam 28 menit. Maduro dan istri kemudian dibawa ke New York. AS menuding Maduro terlibat dalam narkoterorisme. (ttg/JPG/r3)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wakapolda NTB Tekankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Unjuk Rasa di Mataram

Wakapolda NTB Tekankan Pendekatan Humanis dalam Pengamanan Unjuk Rasa di Mataram

Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho memimpin apel kesiapan pengamanan unjuk rasa di Mapolresta Mataram pada Rabu (28/10).

Ini Empat Sasaran Utama Pengamanan MotoGP Mandalika 2026

Ini Empat Sasaran Utama Pengamanan MotoGP Mandalika 2026

Polda NTB memetakan pergerakan orang, barang atau fasilitas, lokasi, serta seluruh rangkaian kegiatan saat MotoGP Mandalika 2026

Polda NTB dan ITDC Gelar Simulasi Terpadu, 2.678 Personel Gabungan Siap Amankan MotoGP 2026

Polda NTB dan ITDC Gelar Simulasi Terpadu, 2.678 Personel Gabungan Siap Amankan MotoGP 2026

Polda NTB bersama ITDC gelar simulasi Pengamanan dan Kontinjensi Operasi Mandalika Rinjani 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer