Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gencatan Senjata Palestina-Israel Berhasil hingga Hari Ke-100

L
Penulis: Lombok Post Online❯
MEMPRIHANTINKAN: Para pengungsi Palestina hidup di tengah reruntuhan rumah dan bisnis yang hancur akibat serangan militer Israel selama lebih dari dua tahun di wilayah Gaza.
MEMPRIHANTINKAN: Para pengungsi Palestina hidup di tengah reruntuhan rumah dan bisnis yang hancur akibat serangan militer Israel selama lebih dari dua tahun di wilayah Gaza.

LombokPost - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa operasi kemanusiaan di Jalur Gaza masih menghadapi berbagai hambatan serius.


Advertisement

Hingga Selasa (20/1), perjanjian gencatan senjata telah melampaui 100 hari.

Dilansir dari Anadolu Agency, Juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan, pembatasan dan berbagai kendala di lapangan terus menahan perluasan bantuan kemanusiaan.

“Gencatan senjata yang telah melewati 100 hari harus dipertahankan agar lebih banyak nyawa warga sipil dapat diselamatkan,” ujar Haq. 

Advertisement

Dia menambahkan kondisi cuaca buruk dalam beberapa waktu terakhir turut menghambat sebagian kemajuan distribusi bantuan.

Meski demikian, Program Pangan Dunia (WFP) mencatat telah menjangkau lebih dari satu juta orang setiap bulan melalui paket pangan, roti, makanan siap saji, dan makanan sekolah.

Namun WFP menegaskan situasi masih sangat rapuh dan mendesak dibukanya koridor kemanusiaan tambahan yang aman dari Mesir dan Yordania, serta sepanjang Jalan Salah Ad Din di Gaza.

Advertisement

Di sektor kesehatan, Haq mengumumkan dimulainya putaran kedua kampanye imunisasi rutin bagi anak-anak di Gaza.

Program yang dipimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), UNICEF, dan UNRWA itu menargetkan perlindungan anak-anak di bawah usia tiga tahun dari penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.

Sebanyak 170 tim dikerahkan di hampir 130 fasilitas kesehatan, termasuk tujuh tim mobile untuk menjangkau wilayah sulit diakses. Putaran ketiga kampanye imunisasi direncanakan berlangsung pada April mendatang.

Sementara itu, situasi di Tepi Barat juga dilaporkan memburuk.

PBB menyebut sekitar 25 ribu warga Palestina di wilayah H2, Hebron, diberlakukan jam malam oleh pasukan Israel.

Ada juga pengerahan kendaraan militer, penempatan penembak jitu di atap bangunan, serta penutupan enam ruas jalan internal.

Data Komisi Perlawanan Kolonisasi dan Pembatasan mencatat, sepanjang 2025 pemukim Israel ilegal melakukan hampir 4.723 serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka di Tepi Barat. Serangan tersebut menewaskan 14 warga Palestina.

Selain itu memaksa 13 komunitas Badui dengan total 1.090 orang, mengungsi.

Hingga akhir 2024, jumlah pemukim Israel di Tepi Barat mencapai sekitar 770 ribu orang yang tersebar di lebih dari 180 permukiman dan 256 pos permukiman.

PBB kembali menegaskan bahwa permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki melanggar hukum internasional.

Selain itu juga merusak prospek solusi dua negara dan telah lama diminta untuk dihentikan. (lyn/len/JPG/r3)

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perkuat Gerakan Konsumsi Ikan Gubernur Lantik Forikan NTB, Forikan NTB Edukasi Masyarakat untuk Kembangan Olahan Ikan

Perkuat Gerakan Konsumsi Ikan Gubernur Lantik Forikan NTB, Forikan NTB Edukasi Masyarakat untuk Kembangan Olahan Ikan

Forikan NTB akan terus turun langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan kampanye gemar makan ikan wujudkan Indonesia emas

Ratusan PMR-KSR Ikuti Apel HUT PMI ke-81, Lalu Doddy Minta Relawan PMI NTB Bantu Warga Sepenuh Hati

Ratusan PMR-KSR Ikuti Apel HUT PMI ke-81, Lalu Doddy Minta Relawan PMI NTB Bantu Warga Sepenuh Hati

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTB menggelar apel memperingati Hari Ulang Tahun PMI ke-81.

Warga NTT: Terima Kasih Gubernur NTB, Logistik BAZNAS Diterima Korban Gempa

Warga NTT: Terima Kasih Gubernur NTB, Logistik BAZNAS Diterima Korban Gempa

Sempat dihentikan warga gempa NTT, relawan BAZNAS NTB dengan ikhlas serahkan logistik dapur umum secara langsung di Desa Riung.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer