Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Irak di Ambang Kekacauan, Serangan Datang dari Segala Arah

Lalu Mohammad Zaenudin
Warga Irak yang mendukung Iran sedang melakukan konvoi.
Warga Irak yang mendukung Iran sedang melakukan konvoi.

Advertisement

 

LombokPost - Perang Iran kini menyeret Irak ke dalam pusaran konflik yang semakin dalam. Di negara yang belum pulih dari luka perang masa lalu, ketegangan baru justru membuka kembali retakan lama—baik di level politik, militer, maupun masyarakat.

 

Advertisement

Irak kini terbelah antara dua arus besar: kelompok yang berharap perang ini mengakhiri pengaruh Iran, dan kelompok lain yang tetap setia pada Teheran.

 

“Konflik ini memecah hampir semua lini,” demikian laporan gambaran situasi seperti dikutip, Sabtu (4/4).

Advertisement

 

Kondisi semakin rumit karena Irak sedang berada dalam kekosongan kekuasaan setelah pemimpin sementara Mohammed Shia al-Sudani mundur pasca pemilu.

 

Tak lama setelah pemimpin tertinggi Iran tewas di awal perang, kelompok bersenjata pro-Iran di Irak langsung bereaksi. Aliansi yang dikenal sebagai “Islamic Resistance in Iraq” bersumpah akan menyeret Amerika Serikat ke perang panjang.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : The Guardian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Heli Jatuh Picu Kenaikan Harga Minyak, Proses Negosiasi AS-Iran Masih Berjalan

Heli Jatuh Picu Kenaikan Harga Minyak, Proses Negosiasi AS-Iran Masih Berjalan

KENAIKAN harga minyak dunia yang efeknya merembet sampai ke Indonesia dipicu ketegangan di Timur Tengah. Kabar buruknya, situasi di kawasan.

Iran Kembali Serang Israel dengan Rudal, Ancam Serangan Lebih Mematikan

Iran Kembali Serang Israel dengan Rudal, Ancam Serangan Lebih Mematikan

Iran luncurkan serangan rudal balasan ke Israel usai pelanggaran gencatan senjata di Lebanon. Teheran ancam serangan lebih mematikan.

Kapal Perang AS Bersiap Kawal Tanker di Selat Hormuz, Setelah Proposal Damai Ditolak Iran

Kapal Perang AS Bersiap Kawal Tanker di Selat Hormuz, Setelah Proposal Damai Ditolak Iran

Ketegangan semakin meningkat setelah harga minyak dunia kembali melonjak hingga menembus 105 dolar AS per barel. Lonjakan yang terjadi kini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer