
LombokPost - Perang di Timur Tengah tidak hanya menghancurkan kota dan infrastruktur, tetapi juga menyeret jutaan anak ke dalam krisis kemanusiaan yang akan membekas seumur hidup.
Lebih dari 340 anak dilaporkan tewas dan ribuan lainnya terluka sejak serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran dimulai. Data itu disampaikan oleh UNICEF, yang juga mencatat lebih dari 1,2 juta anak kini terpaksa mengungsi di berbagai wilayah konflik.
“Anak-anak di kawasan ini terpapar kekerasan yang mengerikan,” kata Direktur Eksekutif UNICEF, Catherine Russell, seperti dikutip Sabtu (4/4).
“Sistem yang seharusnya melindungi mereka justru ikut diserang.”
Puncak tragedi terjadi di hari pertama perang. Sebuah serangan rudal menghantam sekolah di Iran dan menewaskan sedikitnya 160 anak dan guru—menjadi insiden paling mematikan bagi anak-anak dalam konflik ini.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





