Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dari Nuklir ke Minyak, Narasi Perang Trump Berubah Tiap Hari

Lalu Mohammad Zaenudin
Donald Trump
Donald Trump

Advertisement

 

LombokPost - Dalam lima pekan sejak perang Iran dimulai, arah dan tujuan kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru semakin kabur. Pernyataan yang berubah-ubah, bahkan saling bertentangan, memperlihatkan bagaimana strategi Washington tampak bergeser hampir setiap hari.

 

Advertisement

Awalnya, saat operasi militer diluncurkan pada 28 Februari, tujuan yang disampaikan cukup jelas: menghancurkan rudal Iran, melumpuhkan angkatan lautnya, dan mencegah pengembangan senjata nuklir.

 

Namun seiring waktu, narasi itu berubah.

Advertisement

 

Dalam satu minggu terakhir saja, Trump menyatakan perang “tidak ada hubungannya dengan minyak”, tetapi kemudian justru menyebut Amerika bisa “mengambil minyak Iran dan menghasilkan keuntungan besar”.

 

“Kita tidak butuh minyak mereka,” ujarnya dalam pidato nasional.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : The Guardian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Angin Mandalika Jadi Tantangan Tim Ondolomon

Angin Mandalika Jadi Tantangan Tim Ondolomon

Tim Yamaha Niti Racing Global Ondolomon Pikoli Dynavolt KYT membeberkan strategi teknis mereka menghadapi Sirkuit Internasional Mandalika

Konflik Yaman Memanas, Pesawat Militer Inggris Bantu Pengisian Bahan Bakar Jet Tempur Arab Saudi

Konflik Yaman Memanas, Pesawat Militer Inggris Bantu Pengisian Bahan Bakar Jet Tempur Arab Saudi

Eskalasi perang Yaman meningkat, Inggris bantu isi bahan bakar jet tempur Saudi. G7 desak Houthi hentikan serangan dan kembali berunding.

Konflik Yaman Memanas dan Jalur Laut Merah Terganggu, AS Tawarkan 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Konflik Yaman Memanas dan Jalur Laut Merah Terganggu, AS Tawarkan 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

AS tawarkan 48 jet F-35 ke Saudi senilai USD 24,3 miliar di tengah konflik Yaman dan terganggunya jalur minyak Selat Bab el-Mandeb.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer