Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikubur Dua Kali, Duka Warga Lebanon Tak Pernah Selesai

Lalu Mohammad Zaenudin
Seorang anak Lebanon tengah berdoa di makam keluarganya.
Seorang anak Lebanon tengah berdoa di makam keluarganya.

Advertisement

 

LombokPost - Di Lebanon selatan, perang tidak hanya merenggut nyawa—tetapi juga merampas cara terakhir manusia mengucapkan selamat tinggal.

 

Advertisement

Di kota Tyre, tradisi pemakaman yang biasanya penuh penghormatan kini berubah menjadi prosedur darurat. Jenazah tidak lagi diarak melewati kampung halaman, tidak lagi disemayamkan dengan tenang di tanah leluhur.

 

Sebaliknya, mereka dikuburkan sementara—sering kali dalam parit-parit panjang tanpa nama.

Advertisement

 

“Keluarga dipaksa menguburkan orang yang mereka cintai dua kali,” kata Rabih Koubaissi, yang tetap tinggal di Tyre untuk mengurus pemakaman di tengah serangan.

 

Ia menggambarkan kondisi yang jauh dari layak.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : The Guardian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

188 Permohonan Masuk ke LPSK dari NTB, TPPU dan Kekerasan Seksual Menonjol

188 Permohonan Masuk ke LPSK dari NTB, TPPU dan Kekerasan Seksual Menonjol

LPSK menerima 188 permohonan perlindungan dari NTB hingga September 2026, didominasi kasus pencucian uang dan kekerasan seksual anak.

Pelajar 14 Tahun Hanyut Diterjang Ombak, Basarnas dan Polairud Masih Lakukan Pencarian

Pelajar 14 Tahun Hanyut Diterjang Ombak, Basarnas dan Polairud Masih Lakukan Pencarian

Polres Lombok Timur bersama Basarnas dan Polairud masih melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Kawal Kasus Hukum, TGB Ajak Wali Santri Doakan Keadilan Korban

Kawal Kasus Hukum, TGB Ajak Wali Santri Doakan Keadilan Korban

TGB mengajak seluruh wali santri membaca surat Al-Fatihah bersama bagi para korban yang terdampak kasus hukum oknum pimpinan ponpes

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer