Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3.600 Tewas di Iran, Ratusan Anak Jadi Korban Serangan

Lalu Mohammad Zaenudin
Pemakaman massal warga sipil korban perang di Iran (GETTY IMAGE)
Pemakaman massal warga sipil korban perang di Iran (GETTY IMAGE)

Advertisement

 


LombokPost
- Korban tewas akibat serangan Amerika Serikat–Israel di Iran terus meningkat, dengan total hampir 3.600 orang dilaporkan meninggal sejak perang dimulai.

 

Advertisement

Lembaga pemantau berbasis di AS, Human Rights Activists News Agency (HRANA), mencatat setidaknya 1.665 dari korban tersebut merupakan warga sipil.

 

Dari jumlah itu, sedikitnya 248 korban adalah anak-anak.

Advertisement

 

“Sedikitnya 248 anak termasuk dalam korban tewas akibat serangan,” demikian laporan HRANA, seperti dikutip Selasa (7/4).

 

Dalam 24 jam terakhir saja, situasi menunjukkan eskalasi signifikan. HRANA melaporkan 49 warga sipil tewas dan 58 lainnya luka-luka pada hari Senin.

Advertisement
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
Sumber : The Guardian
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

188 Permohonan Masuk ke LPSK dari NTB, TPPU dan Kekerasan Seksual Menonjol

188 Permohonan Masuk ke LPSK dari NTB, TPPU dan Kekerasan Seksual Menonjol

LPSK menerima 188 permohonan perlindungan dari NTB hingga September 2026, didominasi kasus pencucian uang dan kekerasan seksual anak.

Pelajar 14 Tahun Hanyut Diterjang Ombak, Basarnas dan Polairud Masih Lakukan Pencarian

Pelajar 14 Tahun Hanyut Diterjang Ombak, Basarnas dan Polairud Masih Lakukan Pencarian

Polres Lombok Timur bersama Basarnas dan Polairud masih melakukan upaya pencarian terhadap korban dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Kawal Kasus Hukum, TGB Ajak Wali Santri Doakan Keadilan Korban

Kawal Kasus Hukum, TGB Ajak Wali Santri Doakan Keadilan Korban

TGB mengajak seluruh wali santri membaca surat Al-Fatihah bersama bagi para korban yang terdampak kasus hukum oknum pimpinan ponpes

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer