Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelabuhan Diblokade, Iran Ancam Serang Balik

R
Penulis: Redaksi❯
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (DOK)
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (DOK)

Advertisement

LombokPost - Tepat pukul 21.00 WIB (14.00 GMT) tadi malam (13/4), Amerika Serikat (AS) memulai blokade seluruh pelabuhan Iran.

Blokade itu berlaku untuk semua kapal yang akan memasuki atau meninggalkan pelabuhan di negeri yang dulu bernama Persia itu.

Langkah tersebut diambil AS setelah perundingan dengan Iran di Islamabad, Pakistan, yang berlangsung 21 jam pada Sabtu (11/4) tak menghasilkan kesepakatan.

Namun, mengutip AFP, belum ada detail pelaksanaan blokade itu oleh Angkatan Laut AS.

CENTCOM (Pusat Informasi Militer AS) juga menyatakan, kapal yang tidak terkait dengan Iran tetap diperbolehkan melintasi Selat Hormuz.

Advertisement

Pernyataan itu berbeda dengan pernyataan sebelumnya dari Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menutup seluruh pelayaran Selat Hormuz dan mencegat kapal di perairan internasional.

Blokade itu memperparah situasi di Selat Hormuz, jalur strategis distribusi hampir seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Sejak AS–Israel menyerang Iran pada 28 Februari, lalu lintas di kawasan itu telah menurun drastis.

Langkah AS disebut dipicu kegagalan perundingan damai di Islamabad. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyalahkan Washington DC atas kebuntuan tersebut. “Ketika hanya beberapa inci lagi dari tercapainya nota kesepahaman Islamabad, kami menghadapi perubahan target dan blokade,” katanya, seperti dilansir Tasnim News Agency.

J.D. Vance sebagai komandan negosiator AS juga tak mempunyai wewenang seperti yang dimiliki Ketua Parlemen Mohammad Baqer Ghalibaf yang mengomandani delegasi negaranya.

Vance diketahui harus menelepon Trump sampai 12 kali sepanjang negosiasi, termasuk sekali menerima telepon dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dituding Araghchi sebagai penyebab perubahan arah negosiasi AS.

Advertisement
Editor : Redaksi
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Serangan Pakistan di Afghanistan Tewaskan 36 Warga Sipil

Serangan Pakistan di Afghanistan Tewaskan 36 Warga Sipil

Serangan udara Pakistan di tiga provinsi timur Afghanistan menewaskan sedikitnya 36 warga sipil dan melukai 163 orang.

AS Yakin Bisa Diteken, Iran Masih Mengkaji

AS Yakin Bisa Diteken, Iran Masih Mengkaji

Pakistan Optimistis Kesepakatan Akan Segera Diteken. Kesepakatan Damai, Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Langsung Dibuka. Teheran Masih Kaji.

Tingkatkan Diplomasi, Menteri Dalam Negeri Pakistan Kunjungi Teheran Dua Kali dalam Seminggu

Tingkatkan Diplomasi, Menteri Dalam Negeri Pakistan Kunjungi Teheran Dua Kali dalam Seminggu

Mendagri Pakistan Mohsin Naqvi kunjungi Teheran dua kali dalam sepekan, bahas mediasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer