Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AS dan Arab Saudi Serang Milisi Pro-Iran di Irak

R
Penulis: Redaksi❯
LOKASI PERTEMPURAN: Petugas mengevakuasi korban serangan AS-Arab Saudi di sebelah utara distrik al-Miqdadiyah, Provinsi Diyala, Irak, Rabu (29/7). (YOUNIS AL-BAYATI/AFP)
LOKASI PERTEMPURAN: Petugas mengevakuasi korban serangan AS-Arab Saudi di sebelah utara distrik al-Miqdadiyah, Provinsi Diyala, Irak, Rabu (29/7). (YOUNIS AL-BAYATI/AFP)

Advertisement

LombokPost - Amerika Serikat (AS) bersama Arab Saudi melancarkan serangan udara terhadap sejumlah posisi milisi pendukung Iran di Irak, Rabu (29/7).

Operasi gabungan itu diklaim sebagai balasan atas serangkaian serangan drone yang sebelumnya menyasar pasukan Amerika Serikat dan fasilitas energi milik Arab Saudi.

Pasukan Mobilisasi Populer Irak (Popular Mobilisation Forces/PMF) menyatakan delapan anggotanya tewas, sementara empat lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. PMF merupakan payung berbagai kelompok milisi Syiah yang didukung Iran dan secara hukum menjadi bagian dari aparat keamanan Irak.

Infrastruktur Energi Jadi Incaran

Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) dan Kementerian Pertahanan Arab Saudi menyebut operasi itu menargetkan kelompok-kelompok bersenjata yang dituding berada di balik serangan terhadap personel militer AS serta infrastruktur energi Saudi.

Advertisement

Pemerintah Arab Saudi menyatakan serangan dilakukan sebagai respons atas serangan drone terbaru. Riyadh mengklaim sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat sejumlah drone yang mengarah ke fasilitas minyak di Provinsi Timur dan wilayah Riyadh. "Meski demikian, kami tidak menginginkan eskalasi, namun akan merespons setiap bentuk agresi," ungkap pernyataan resmi Arab Saudi.

Pelanggaran Kedaulatan

Di pihak lain, PMF mengecam serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Irak.

Organisasi itu menilai operasi militer Amerika Serikat dan Arab Saudi telah menyerang institusi keamanan resmi negara.

Sementara itu, kelompok Islamic Resistance in Iraq membantah terlibat dalam serangan drone ke Arab Saudi.

Advertisement
Editor : Redaksi Lombok Post Online
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Apple iPad Mini Naik Jadi Rp 12,7 Jutaan, Ini Pembaruan Fiturnya

Harga Apple iPad Mini Naik Jadi Rp 12,7 Jutaan, Ini Pembaruan Fiturnya

Apple menaikkan standar iPad mini melalui generasi terbaru yang dibekali layar OLED, chip A20 Pro, dan desain lebih tipis.

Gara-gara Trump, Kualitas Demokrasi AS Merosot ke Level Terendah dalam 50 Tahun

Gara-gara Trump, Kualitas Demokrasi AS Merosot ke Level Terendah dalam 50 Tahun

Kualitas demokrasi AS turun ke level terendah dalam 50 tahun akibat kebijakan eksekutif Presiden Donald Trump, menurut laporan IDEA.

Produk Bale Rattan Lombok Tembus Etalase Amerika Serikat

Produk Bale Rattan Lombok Tembus Etalase Amerika Serikat

Bukan sekadar dipajang dalam pameran, produk UMKM Bale Rattan Lombok kini telah mendapat respons awal dari sejumlah pembeli di New York mela

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer