LombokPost - Topan Super Ragasa menghantam wilayah Taiwan, Filipina, Hongkok dan Tiongkok.
Angin kencang disertai hujan tersebut telah menjebol danau penghalang di Taiwan.
Sebanyak 14 orang tewas dan 124 orang dinyatakan hilang.
Topan itu diklaim sebagai siklus tropis terkuat di dunia selama tahun ini.
Diansir dari China Daily, dampak dari topan ini sudah mulai dirasakan sejak Senin lalu (11/9) di Taiwan.
“30 orang hilang adalah angka yang dirilis Badan Pemadam Kebakaran Nasional tadi malam, dan tim kami masih melakukan pencarian," kata juru bicara daerah Hualien Lee Kuan-ting dikutip dari The Guardian, Rabu (24/9).
Topan berkecepatan 195 km per jam itu membuat penerbangan ke Hong Kong berhenti pada Selasa lalu (23/9).
Maskapai Cathay Pacific mengumumkan ada 500 penerbanganya dibatalkan.
Sementara itu, Indian Express menyebutkan ada dua juta orang dari Provinsi Guandong, Tiongkok, dievakuasi karena topan ini.
Pesisir selatan Tiongkok kemarin dini hari lumpuh.
Sekolah, pabrik, dan layanan transportasi di 10 kota dihentikan.
Makau yang bersebelahan dengan Hong Kong juga menutup kasinonya. (lyn/gas/JPG/r3)
Editor : Pujo Nugroho