LombokPost - Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke tanah air usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir. Prabowo menggarisbawahi kesiapan Republik Indonesia (RI) mendukung proses perdamaian di Gaza.
Sejumlah negara mediator, tambahnya, menanyakan kesiapan Indonesia untuk terlibat dalam proses perdamaian.
“Mereka bertanya, bagaimana kesiapan Indonesia, kami katakan kami siap, kalau diminta pasukan penjaga perdamaian, pasukan peacekeeping, Indonesia siap,” ungkapnya.
Menurut Prabowo, kesepakatan yang dibahas dalam KTT itu merupakan langkah awal menuju perdamaian di Gaza.
“Jadi, ya ini usaha yang besar. Kita berdoa bahwa ini akan sukses,” ujarnya.
Bisik-Bisik yang Bocor
Trump International Golf Club milik Trump Organization sudah berdiri di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Properti lainnya di Bali, seperti bisa dilihat di website organisasi yang menjadi payung bisnis keluarga Presiden Amerika Serikat Donald Trump itu, “coming soon.”
Jadi, konteks bisniskah yang dibicarakan Presiden Prabowo Subianto dengan Trump di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10)? Bisik-bisik keduanya menjadi sorotan karena, tanpa disadari, mikrofon mereka masih menyala.
Dari percakapan itu terdengar Trump akan mengatur pembicaraan Prabowo dengan putranya, Eric Trump.
Eric bersama saudaranya, Donald Trump Jr, merupakan executive vice president Trump Organization.
Prabowo, seperti dikutip dari The Guardian Selasa (14/10), sempat menyebut adanya “wilayah yang tidak aman secara keamanan.”
“Bisakah saya bertemu Eric?” kata Prabowo kepada Trump.
Trump merespons dengan mengatakan kalau dia akan meminta Eric menelepon Prabowo.
“Saya akan meminta Eric menelepon. Dia anak yang baik. Saya akan minta Eric menelepon,” ujar Trump. Prabowo lalu menimpali, “Eric atau Don Jr.”
Menurut Menteri Luar Negeri Sugiono, percakapan yang bocor di mikrofon itu bisa saja membahas hal-hal di luar urusan kenegaraan.
"Biasa kan ya Pak Presiden berbicara dengan kepala negara yang lain berdua.
Yaya kira hubungan Pak Presiden dengan Presiden Trump juga cukup dekat. Jadi, ya bisa jadi banyak hal yang keduanya bicarakan di luar hal-hal yang sifatnya formal kenegaraan," kata Sugiono setelah mendampingi Prabowo menghadiri KTT Perdamaian Gaza setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/10).
Meski begitu, Sugiono mengaku tidak tahu pasti apa yang dibicarakan Prabowo bersama Trump kala itu. Dia mengatakan, akan ada instruksi presiden jika hasil pembicaraan perlu ditindaklanjuti. (lyn/wan/ttg/JPG/r3)
Editor : Kimda Farida