Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kapal Rusia dan Tiongkok Aman di Selat Hormuz: AS Serang Kapal Pulang dari Parade, Iran Gempur Kapal Isi Bahan Bakar

Lombok Post Online • Jumat, 6 Maret 2026 | 14:50 WIB

JADI “KUNCIAN” IRAN: Kapal-kapal bermanuver di sekitar kapal tanker saat latihan militer oleh anggota IRGC dan angkatan laut Iran di Selat Hormuz pada Selasa (17/2). Jika diserang AS, Iran mengancam.
JADI “KUNCIAN” IRAN: Kapal-kapal bermanuver di sekitar kapal tanker saat latihan militer oleh anggota IRGC dan angkatan laut Iran di Selat Hormuz pada Selasa (17/2). Jika diserang AS, Iran mengancam.

LombokPost - PERTEMPURAN di udara sengit, di laut juga tak kalah ramai.

Amerika Serikat (AS) berhasil menenggelamkan fregat Iran, tapi Iran juga sukses menyerang kapal destroyer AS.

Di lepas pantai Sri Lanka, fregat IRIS Dena milik Iran diserang kapal selam AS pada Rabu (4/3), yang mengakibatkan 87 kru tewas serta 60 lainnya masih hilang.

Dikutip dari TRT World, kapal tersebut diserang kapal selam AS saat sedang kembali setelah mengikuti parade internasional di India.

Kemungkinan besar kapal itu tidak mendeteksi adanya kapal AS.

“Kapal sedang dalam perjalanan kembali ke Iran dari sebuah pelabuhan di India bagian timur,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Sri Lanka Arun Hemachandra, seperti dikutip dari CBC.

IRIS Dena bukan sedang dalam misi perang. Mereka mengikuti Parade Armada Internasional yang diselenggarakan Angkatan Laut India di Markas Komando Timur di Visakhapatnam yang dimulai pada 18 Februari lalu.

Atas kejadian ini, pemerintah India turut dikritik keras karena dianggap gagal menangkal serangan tersebut.

Pentagon pun mengkonfirmasi kejadian ini.

“Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran yang mengira dirinya aman di perairan internasional,” kata Menteri Perang Amerika Pete Hegseth.

Sebuah video Pentagon yang dibagikan di media sosial diklaim telah merekam serangan tersebut.

Dari video itu diketahui bagian belakang kapal terkena torpedo.

Baca Juga: Urat Nadi Energi Dunia Terganggu, 150 Tanker Terjebak di Selat Hormuz dan Ancaman Guncangan Harga Minyak Global Menanti

Di hari yang sama, seperti dilaporkan Kantor Berita Tasnim, Garda Revolusi Iran berhasil menembak kapal destroyer AS yang tengah mengisi bahan bakar dari sebuah tanker di Samudera Hindia, 650 kilometer dari lepas pantai selatan Iran.

Garda menggunakan Misil Qadr-360 dan Talaeiyeh.

Dikabarkan terjadi kebakaran hebat di dek kapal destroyer tersebut dan juga di tanker.

Namun, AS belum memberikan konfirmasi sampai berita ini selesai ditulis kemarin pukul 16.00 WIB.

Insiden di Selat Hormuz

Masih di Rabu, Angkatan Laut Oman menyelamatkan 24 awak kapal kargo.

Dilansir dari Middle East Morning, kapal berbendera Malta tersebut diserang dua rudal di dekat Selat Hormuz.

Belum ada yang mengakui siapa yang menembakkan rudal tersebut.

Independent.com menyatakan, bahwa kapal bernama Safeen Prestige ini sedang menuju Arab Saudi.

Serangan terhadap Safeen Prestige menandai serangan keempat yang dilaporkan terhadap kapal di area tersebut dalam 24 jam terakhir.

Sebelumnya, Garda Revolusi secara terbuka mengancam kapal mana saja yang nekat melintas di Hormuz bakal diserang.

Pengecualian, konon, hanya diperuntukkan kapal dari Tiongkok dan Rusia, dua negara yang memiliki hubungan dekat dengan Iran.

Sementara itu, mengutip Seatrade Maritime News, sebuah kapal tanker yang berlabuh di Pelabuhan Mubarak Al Kabeer, 30 mil laut di sebelah tenggara Kuwait, mengalami ledakan besar.

“Kapten sebuah kapal tanker yang sedang berlabuh melaporkan telah menyaksikan dan mendengar ledakan besar di sisi kiri kapal, kemudian melihat sebuah kapal kecil meninggalkan area tersebut,” kata United Kingdom Maritime Trade Operations dalam laporannya.

Dilaporkan ada tumpahan minyak di dalam air dari tangki kargo.

Tumpahan minyak itu berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Namun, tidak ada laporan kebakaran dan awak kapal juga dilaporkan selamat. (lyn/ttg/JPG/r3)

Editor : Kimda Farida
#selat hormuz #Amerika Serikat #Israel #kapal #misil #iran